Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Gunungkidul mengajak petani untuk menggiatkan menanam Sorgun sebagai pakan alternatif pada musim kemarau yang diprediksi jatuh pada Maret mendatang.
Kepala Dinas TPH Supriyadi mengatakan, pada musim kemarau petani Gunungkidul kerap kesusahan memperoleh pakan ternak. Bahkan harus mendatangkan dari luar daerah dengan membelinya. Saat ini, kata dia tanaman sorgum sudah dilakukan uji coba dan kualitasnya sangat baik untuk ternak.
Saat ini, lanjut Supriyadi, tanaman sorgum baru dibudidayakan di wilayah Kecamatan Wonosari, Semin dan Kecamatan Tepus yang jumlahnya mencapai sekitar 400 hektare.
Hanya saja tanaman jenis Cartel tersebut baru ditanam secara tumpang sari. “Kita harap petani mulai menanam Sorgum,” kata Supriyadi, Sabtu (8/2/2014).
Camat Tepus Suyatna mengatakan, para petani di wilayahnya kurang bersemangat menanam sorgum karena harganya murah. Sebagian besar petani menanam Sorgum secara tumpang sari dengan tanaman lainnya agar bisa menghasilkan dari lahannya.
Suyatna menambahkan, Kecamatan Tepus, khususnya Desa Purwodadi saat ini akan dilakukan penelitian dari Badan Tenologi Nuklir (Batan) dan Universitas Gunungkidul pada tanaman Sorgum.
Penelitian tersebut untuk mencari alternatif lain selain untuk pakan ternak. Diakui dia, Sorgum juga bisa untuk bahan makanan, etanol.
Menurut Suyatna, saat ini Purwodadi juga sudah memanen 2 hektare tanaman Sorgum oleh kelompok tani Jati Makmur. “Hasilnya bagus kalau untuk pakan ternak,” kata dia.
Suyatna berharap ada manfaat lain dari Sorgun yang bisa mengangkat petani untuk semangat menanam Sorgun sebab tanaman itu sangat cocok ditanam di musim kemarau. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Pemkab Kulonprogo dan BOB mengawal kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo. Dari 3,47 km, masih tersisa 2,47 km yang belum terbangun.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Wayang Jadi Cara Disbud DIY Kenalkan Warisan Budaya kepada Anak
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksi jebol. Kementerian ESDM memperkirakan konsumsi mencapai 8,67 juta ton atau 108,46% dari kuota.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.