Viral Warga Berebut Air Bekas Cucian Pusaka di Keraton Kasepuhan Cirebon
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Harianjogja.com, SLEMAN - Ratusan warga Dusun Pondok, Desa Selomartani, Kalasan Sleman berhamburan keluar rumah saat merasakan hujan abu sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (14/2/2014).
Rami, 45, warga Dusun Pondok menceritakan warga merasa panik dan berlarian karena hujan abu dikira dampak dari letusan Gunung Merapi. Beberapa warga diantara sudah ada yang akan mengungsi menggunakan sepeda motor.
Kendati demikian, salahsatu tokoh masyarakat kemudian menenangkan warga dengan mengumumkan melalui Masjid Sarimulyo dusun setempat. Bahwa hujan abu tersebut merupakan dampak dari letusan Gunung Kelud di Jawa Timur.
"Setelah diumumkan dari pengeras suara di masjid, akhirnya warga tenang," ungkap Rami kepada Harianjogja.com Jumat (14/2/2014).
Dampak dari hujan abu letusan Gunung Kelud, puluhan pohon tumbang terjadi di Selomartani. Karena tidak mampu menahan abu erupsi Gunung Kelud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand dan menang agregat 4-2 di final.
APBD Perubahan Kulonprogo 2026 mengalokasikan Rp8 miliar untuk Bank BPD DIY dan Bank Kulonprogo, tetapi dasar hukumnya disorot DPRD.
Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia versi Noise-Free Nations Index 2026 dengan skor 89,44. Simak 10 negara paling tenang dan alasannya
Desta resmi keluar dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Presenter itu minta publik tak berspekulasi. Hubungan dengan keluarga VINDES tetap baik