Skandal Orang Hilang di Pulau Jeju Picu Kekhawatiran Wisatawan
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Ilustrasi sabu-sabu (JIBI/Solopos/Reuters)
Harianjogja.com, SLEMAN—Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY menangkap seorang pengedar sabu-sabu (SS) kelas kakap bernama Lim Dagi Gunawan, 54, di tempat tinggalnya Lobaningratan, Prawirodirjan, Gondomanan, Jogja, Rabu (18/2/2014).
Belasan paket sabu berhasil disita dari tangan tersangka.
Kepala Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda DIY AKBP M Munzaid menjelaskan, tersangka ditangkap saat bersembunyi di restoran milik adik iparnya.
Penggerebekan dilakukan saat malam hari dan langsung mendapatkan tersangka. Menurutnya, tersangka tidak sempat melawan, bahkan langsung menunjukkan paket sabu-sabu siap edar yang disimpan di dalam jaket.
"Begitu ditangkap dia langsung menyerah dan menunjukkan paket sabu-sabu di dalam jaket yang dikenakan," ungkapnya di Mapolda DIY, Kamis (20/2/2014).
Adapun barang bukti yang disita antara lain tujuh bungkus sabu-sabu berat masing-masing 0,4 gram, lima bungkus tiap plastik berisi 0,4 gram sabu-sabu. Kemudian dua klip sabu masing-masing berisi 0,2 gram sabu dan dua klip sabu masing-masing berisi kurang dari 0,4 gram.
Selain itu polisi juga mengamankan lima klip yang positif merupakan tempat sabu, kemudian satu unit timbangan elektrik merek camry yang digunakan untuk menakar sabu sebelum diedarkan.
Selain itu polisi mengamankan satu kertas, lima sedotan, satu plastik klip, dan satu bungkus sedotan plastik. "Kalau ditotal ada 16 paket sabu dirata-rata 0,5 gram. Ada beberapa bong, bekas plastik klip, ada sisa sabunya juga," ungkapnya.
Sepak terjang Lim, sapaan tersangka, sudah terkenal. Tersangka sudah malang melintang di dunia bisnis narkoba. Selain sebagai pemakai sabu aktif, Lim juga merupakan pengedar yang diduga memiliki sejumlah kurir yang bertugas langsung bertransaksi dengan konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
WNA Tiongkok KW diamankan Imigrasi Kulonprogo setelah kedapatan mencuri kartu kredit penumpang di pesawat Citilink dari YIA.
BNI menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Kemlu memantau sekitar 45 WNI di Nepal setelah banjir bandang Nepal-Tibet. Hingga 27 Agustus, belum ada laporan WNI terdampak.
Kebakaran di Aljazair menewaskan 12 orang. Sebanyak 118 dari 182 kebakaran berhasil dipadamkan, sementara api lainnya masih ditangani.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.