Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Harianjogja.com, BANTUL-Warga Dusun Gedongsari, Wijirejo, Pandak, Bantul menduga, kematian ayam-ayam yang terjadi di wilayah ini disebabkan serangan Virus Flu Burung.
Hal ini didasarkan ciri-cirinya yakni kematian unggas dalam jumlah banyak di waktu singkat serta muncul warna kebiruan di bagian jengger dan dada ayam.
Pantauan media ini di lokasi kejadian, proteksi dari warga untuk mencegah adanya penularan virus ke manusia juga masih lemah. Mayoritas warga tidak menggunakan masker saat memegang ayam yang sudah mati.
Anak-anak kecil yang daya tahan tubuhnya masih lemah juga dibiarkan bebas berkeliaran di kandang-kandang ayam tempat matinya unggas tanpa memakai masker.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Rachmad Susanto mengatakan, pihaknya belum mengetahui kematian mendadak ratusan unggas yang terjadi di Pandak tersebut.
"Yang kami tahu cuma di Sanden tapi itu matinya enggak mendadak, berbulan-bulan. Yang Pandak malah kami belum tahu," terang Rachmad.
Ia berjanji segera mengirim petugas kesehatan hewan untuk mengecek lokasi kejadian dan mengambil sampel ayam mati untuk diteliti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.