73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
KERAJINAN BATIK PRODO Seorang pekerja menyelesaikan pembuatan batik prodo di Desa Brajan, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta, Jumat (28/2). Kerajinan batik prodo yang merupakan salah satu dari cabang jenis kesenian batik yang dikhususkan untuk memperindah kain batik dengan warna emas tersebut dijual seharga Rp 100.000,00 hingga Rp 1.500.000,00 tergantung ukuran dan jenis kain, dan dipasarkan ke sejumlah kota besar di Indonesia. ANTARA FOTO/Noveradika
Harianjogja.com, BANTUL-Jelang Pemilu Legislatif (Pileg) aksi politik uang mulai merebak. Di Desa Wonolelo Kecamatan Pleret, salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Bantul diduga membagi-bagikan kain batik ke warga. Sebagai imbalannya, warga diminta mencoblos caleg tersebut pada 9 April mendatang.
Aksi bagi-bagi kain batik ditengarai terjadi di sejumlah Dusun di Desa Wonolelo Pleret. Di antaranya di Dusun Kedungrejo, Cegokan dan Dusun Bojong.
Sejumlah warga setempat yang ditemui Harianjogja.com, Selasa (4/3/2014) dengan polos mengakui mereka menerima sepotong kain batik dari caleg perempuan.
Kain batik tersebut sepanjang dua meter berbahan sifon, cukup untuk membuat satu potong baju.
Sainem, warga Dusun Kedungrejo mengungkapkan, sekitar setengah bulan lalu, ratusan warga dusunnya khususnya perempuan menerima kain batik dari caleg.
Mereka adalah ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Dasa Wisma yang ada di tiap RT.
Mereka diminta menandatangani surat tanda terima telah menerima kain batik bantuan dari caleg daerah pemilihan (Dapil) Pleret, Dlingo dan Imogiri. Selain itu, mereka juga diminta untuk mencoblos caleg tersebut saat Pileg 9 April mendatang.
Ajakan untuk mencoblos tersebut disampaikan oleh sejumlah ibu-ibu pengurus kelompok Dasa Wisma yang biasanya dijabat Ibu RT setempat.
Pengurus kelompok itulah yang biasanya bertugas membagikan kain batik. "Semuanya pada dapat kain, tapi yang enggak mau ngambil juga ada. Habis itu dipesan suruh milih," ungkap Sainem.
Udi Rejo warga lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Ia menceritakan, isterinya menerima kain batik belum lama ini. "Cukup kalau untuk dibuat baju atasan," tutur Udi Rejo.
Namun, Ketua RT. 03 Sarjiyati yang biasa mengurus bantuan untuk warga membantah bila ada bagi-bagi kain batik di kampungnya.
"Kalau kain batik enggak ada, kalau bantuan dari Provinsi untuk kelompok yang membuat emping melinjo ada, dua tahun yang lalu. Di sini enggak ada apa-apa," kata Sarjiyati.
Salah seorang tokoh masyarakat desa setempat mengungkapan, tradisi sogok-menyogok jelang pemilu merebak di desanya mendekati hari H pemilihan. "Calegnya saja beberapa hari ini gencar datang, sudah tiga malam ini datang terus," ujar sumber itu.
Warga, kata dia, sudah terbiasa menerima upeti dari caleg jelang Pemilu. Warga sudah paham, bila tanda tangan yang mereka bubuhkan sebagai tanda terima barang dimaksudkan untuk memilih caleg yang bersangkutan.
"Warga di sini itu, kalau sudah ada tanda tangan tanda terima itu maknanya ya memilih yang bersangkutan," imbuhnya.
Menurut sumber itu, aksi politik uang dengan modus membagi-bagikan batik ke warga juga terjadi di Desa Wukirsari, Imogiri. Namun ia tidak dapat memastikan apakah juga dilakukan oleh caleg serupa atau tidak. "Daerah lain itu juga banyak, saya sering dengar cerita teman-teman," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Praperadilan Febrie Adriansyah ditolak PN Jaksel. Tim hukum segera berdiskusi dengan klien untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Igor Tolic meminta Persib Bandung tampil tanpa celah saat menghadapi Manila Digger pada play-off ACL II, Senin (31/8).
Damkar Gunungkidul mencatat 49 karhutla sepanjang Mei-Agustus 2026. Luas lahan terdampak ditaksir mencapai 49,5 hektare.
Banggar DPR menyoroti belanja APBN 2027 Rp4.097,2 triliun agar berdampak pada pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi.
Chelsea menang 2-0 atas Luton Town di putaran kedua Carabao Cup 2026/27 dan melaju ke putaran ketiga.