27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Harianjogja.com, JOGJA- Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Wakil Ketua DPD RI yang kembali mencalonkan diri sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/06/gkr-hemas-luncurkan-akun-twitter-494142" target="_blank">tahun ini punya akun twitter @RatuHemas.
Pengalaman tidak menyenangkan di-bully di media sosial siap diterimanya.
“Sudah sering ada yang maki-maki saya. Ada yang cintaaaaaaaa..banget juga ada,” begitu permaisuri Hamengku Buwono X itu menanggapi Trimartono yang akrab disapa Pakdhe Senggol dalam dialog interaktif Peran Sosial Media dalam Tahun Politik di kediamannya di Kraton Kilen, Rabu (5/3/2014).
Pakde Senggol adalah admin dan founder @Jogjaupdate.
Sebagai pembicara, Pakdhe Senggol yang duduk di samping persis GKR Hemas dalam dialog itu mengatakan, twitter memiliki karakter yang berbeda dengan facebook.
Akibatnya, budaya unggah-ungguh di Jogja pun bisa tidak berlaku di twitter. “Twitter lebih bebas, ngomong apa saja lebih bebas, bahkan mem-bully presiden pun bisa,” ulasnya.
Karena itu, ia menyarankan agar GKR Hemas bisa menahan diri dari amarah. “Karakter di twitter itu ada suka yang berdebat, temperamental, tapi juga ada yang manis- manis,” ujar dia menambahkan.
Cacian atau makian itu, lanjut GKR Hemas, adalah sebuah kritik. Hanya tiap orang memiliki cara penyampaian berbeda-beda, apalagi dengan tidak bertatap muka langsung di media sosial.
“Orang yang mau dikritik berarti mempunyai pemikirian lebih luas lagi,” ujar perempuan yang memiliki nama lahir Titiek Drajad Supriastuti itu.
Kendati begitu, ia memiliki harapan, melalui media sosial, budaya sopan santun masyarakat Jogja di kehidupan nyata dapat berlangsung di dunia maya. Atau malah lewat media sosial, menjadi sarana untuk memberikan pemahaman budaya kepada generasi muda.
Selain itu, pendidikan politik juga dapat diberikan. Namun, ia mengakui pendidikan politik pada generasi muda tidaklah muda. Sebab, generasi muda yang paling banyak mengakses media sosial sudah lebih dulu bersikap apriori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Kasus tabrak BMW listrik dan ojol di Meruya Selatan diselesaikan damai melalui mediasi polisi dengan pendekatan restorative justice.
Fenomena Viking Row suporter Norwegia viral di Piala Dunia 2026, dukung Haaland dan Odegaard dengan aksi mendayung khas Viking.
Pria 44 tahun ditemukan tewas gantung diri di Tegalrejo, Jogja. Polisi pastikan tidak ada tanda kekerasan dari hasil pemeriksaan awal.
Seorang petani di Kulonprogo mengantar anak disabilitas ke job fair Disnaker, berharap sang anak mendapat pekerjaan yang layak dan mandiri.
Oracle memangkas 21.000 karyawan akibat restrukturisasi dan adopsi AI, sebagai bagian efisiensi bisnis cloud dan infrastruktur digital.