30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pegawai Honorer Kelompok 2 (K2) Gunungkidul yang lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum tentu menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul masih akan melakukan verifikasi data sebelum penyerahan SK PNS.
Kepala BKD Gunungkidul Sigit Purwanto mengatakan, verifikasi data CPNS K2 yang lolos seleksi akan dilakukan pada 10 Maret mendatang. Verifikasi data untuk memastikan validasi data-data peserta CPNS.
“Yang lolos CPNS kemarin belum ada jaminan 100 persen lulus PNS, ada tahapan lain yang harus dipenuhi,” kata dia di kantornya, Rabu (5/3/2014).
Tahapan tersebut adalah pengecekan ijazah, data pribadi, kinerja selama menjadi honorer serta SK pengangkatan honorer.
Sigit mengaku berhak menganulir CPNS jika ditemukan ada pemalsuan data-data CPNS. “Kalau syarat tidak terpenuhi saat verifikasi nanti otomatis SK PNS tidak keluar,” tegas Sidit.
Dari 163 CPNS Honorer di Gunungkidul, hanya 76 yang lolos seleksi. Sementara 87 lainnya hingga kini masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
AS belum berencana melancarkan serangan baru ke Iran dalam waktu dekat, tetapi tetap membuka opsi militer jika Iran menyerang lebih dulu.
Praperadilan Febrie Adriansyah ditolak PN Jaksel. Tim hukum segera berdiskusi dengan klien untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Igor Tolic meminta Persib Bandung tampil tanpa celah saat menghadapi Manila Digger pada play-off ACL II, Senin (31/8).
Damkar Gunungkidul mencatat 49 karhutla sepanjang Mei-Agustus 2026. Luas lahan terdampak ditaksir mencapai 49,5 hektare.
Banggar DPR menyoroti belanja APBN 2027 Rp4.097,2 triliun agar berdampak pada pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi.