Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Harianjogja.com, BANTUL – Serikat Petani Indoensia (SPI) Kabupaten Bantul meminta ketegasan Pemkab menyikapi penanaman tebu yang semakin tahun dinilai mengurangi jumlah petani lokal dan area lahan tanam produktif padi lokal.
SPI berencana mengajukan usul adanya peraturan daerah yang membatasi atau melarang tanam tebu untuk melindungi keberlangsungan petani produksi padi dan tanaman hortikultura di Bantul.
Ketua SPI Bantul Sumartono mengatakan, banyak dampak negatif ditimbulkan dari program menggalakkan tanaman tebu guna mendukung produksi gula nasional. Masalah tersebut cukup mengancam keberlangsungan petani di Bantul yang kian berkurang.
“Kami meminta Pemkab Bantul serius menyikapi pola tanam tebu yang dikembangkan salah satu perusahaan gula. Pola ini mulai mengubah paradigma petani Bantul cenderung membuat petani tidak mau meningkatkan produksi padi dan hanya menggantungkan pendapatan dari sewa lahan pertanian untuk tebu,” katanya, Senin (10/3/2014).
SPI Bantul saat ini tengah menggagas pendataan areal pertanian tebu di sejumlah kecamatan untuk melihat penurunan area produktif padi setiap tahunnya.
Penurunan area tanam padi dirasakan tiap tahun sejalan digalakkan program kemitraan petani dan perusahaan gula dan bermunculannya permukiman baru.
Sumartono beberapa waktu lalu mengikuti konggres SPI dari berbagai provinsi juga menyesalkan Pemkab Bantul selama ini kurang merespon dampak negatif tanam padi yang mengancam keberlangsungan petani lokal. Terlebih, tidak adanya aturan terhadap pemerintah desa yang turut menyewakan aset tanah kas desa untuk penanaman tebu.
“Masalahnya bukan hanya berkurangnya lahan padi tetapi membuat petani tidak mandiri dalam pengolahan lahan pertanian karena hanya bergantung penyewaan lahan. Dan menempatkan petani hanya sekadar menjadi buruh tebang tebu,” tambah Sumartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
GPS Si Bulan memudahkan orang tua memantau posisi bus sekolah. Penumpang layanan ini juga meningkat sepanjang Juli 2026.
Google rilis Gemini Omni 1.1 Flash dengan peningkatan besar: video AI 4K, durasi hingga 40 detik, dan fitur first-and-last-frame. Tersedia di API, Flow, dan ter
Gal Gadot memastikan tak kembali sebagai Wonder Woman di DCU baru. Simak perjalanan Gadot sebagai Diana Prince dan rencana DC Studios.
Polri menetapkan 89 tersangka kasus karhutla dari 189 laporan polisi. Penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan korporasi.
Empat mobil pick up untuk usaha 2026, dari Gran Max hingga Isuzu Traga. Simak harga, spesifikasi, kapasitas bak, dan kegunaannya.