Kabar Baik! Siswa SD-SMP Negeri di Klaten Bakal Dapat Seragam Gratis
Pemkab Klaten siapkan program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP negeri mulai 2027 guna meringankan biaya pendidikan masyarakat.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Harga tanah di wilayah Kulonprogo terutama di kawasan sekitar lokasi rencana pembangunan bandara terus melambung.
Suroto, 45, salah satu warga Desa Jangkaran, Temon meyakini harga tanah di desanya akan terus melambung seiring berjalannya pembangunan Bandara Internasional Nyi Ageng Serang.
"Puncaknya, jelas ketika bandara sudah beroperasi, banyak pihak ingin memanfaatkan lahan untuk membuka beragam tempat usaha," katanya, Senin (10/3/2014) sore.
Perkembangan nilai jual tanah di sekitar wilayah itu sendiri cukup cepat. Suroto menuturkan, dua tahun lalu harga tanah di tepi Jalan Daendels yang melintasi wilayah itu cuma dihargai Rp100.000 per meter persegi.
"Kini ditawar lebih dari Rp500.000 per meter saja tidak ada warga yang tertarik melepasnya. Tanah yang sudah masuk ke perkampungan saja pasarannya sudah Rp200.000 [per meter persegi]. Dulu dipasarkan Rp50.000 per meter saja susah mencari pembeli," tandasnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, peminat lahan bukan berasal dari warga lokal wilayah desa itu. Kebanyakan menurut Suroto adalah orang luar Kulonprogo.
“Tapi ada juga sih yang mengaku warga Kulonprogo. Mereka awalnya bertanya harga tanah tapi kemudian menawar," paparnya melanjutkan.
Sekretaris Desa Jangkaran, Bambang Edi Darso Pranoto mengakui banyaknya calon pembeli yang ingin memiliki tanah di wilayahnya. Hanya saja sama seperti yang diungkapkan warganya, hingga saat ini tidak ada satu pun kegiatan transaksi tanah terjadi.
"Peminatnya banyak, tapi kalau warga sepertinya enggak ada yang berminat menjual," paparnya.
Menurut dia, faktor yang menyebabkan banyak pihak ingin memiliki lahan di wilayahnya tidak hanya sebagai imbas bakal adanya bandara saja.
Lebih dari itu, pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) turut menjadi faktor yang mempengaruhi kenaikan harga tanah secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Klaten siapkan program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP negeri mulai 2027 guna meringankan biaya pendidikan masyarakat.
Rasa kantuk setelah berhubungan intim ternyata dipengaruhi hormon oksitosin, prolaktin, dan endorfin yang membantu tubuh lebih rileks dan tidur nyenyak.
Rupiah kembali melemah pada perdagangan 25 Juni 2026 ke level Rp17.963 per dolar AS dan semakin dekat dengan level psikologis Rp18.000.
Veda Ega Pratama membawa modal positif menuju Moto3 Belanda 2026 di Assen setelah finis kelima di GP Republik Ceko dan naik ke posisi enam klasemen.
Daniela Aguilera, model Paraguay yang viral di Piala Dunia 2026, membantah disebut hasil AI setelah kemunculannya di tribun mencuri perhatian dunia.
Temuan SPMB Gunungkidul, seorang calon siswa jalur afirmasi tercatat DTSEN desil 2 meski orang tuanya berstatus PNS. Data dilaporkan untuk diperbarui.