JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Harianjogja.com, SLEMAN—Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman, Cokropamungkas, menyampaikan keberatan terhadap sistem perekrutan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Syarat-syarat yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dirasa memberatkan. Mereka kemudian mendatangi KPUD Sleman guna melakukan audiensi, Jumat (14/3/2014) pagi.
Ada beberapa syarat yang membuat para pendaftar resah, di antaranya syarat melampirkan surat keterangan sehat dari dokter dan ijazah minimal SMA sederajat.
"Untuk syarat ijazah, pada pemilu sebelumnya tidak ada. Sebenarnya ini mudah tapi ada yang merasa tersinggung. Kami juga tidak mungkin memilih orang yang tidak sehat," kata Sukiman, Ketua Cokropamungkas.
Masalah surat pernyataan yang bermaterai ternyata juga dipermasalahkan. "Mereka khawatir kenapa harus dengan materai?," ujar Sukirman.
Dia memaparkan, masyarakat takut jika nantinya terjadi masalah, merekalah yang harus langsung bertanggungjawab. "Materainya juga tidak disediakan, sehingga kami harus menyediakannya sendiri," tambahnya.
Sukiman meyakinkan KPU Sleman bahwa tanpa sejumlah syarat yang diberlakukan tersebut, para calon anggota KPPS memiliki kualitas yang baik. "Saya yakin tanpa memerdulikan aturan itu, akan tetap sukses karena mereka sudah siap dan berpegalaman," ungkap Sukirman.
Dikatakan Sukiman, para pendaftar KPPS akan memilih mundur jika syarat-syaratnya tetap dirasa menyulitkan. Jika benar terjadi, hal itu tentu mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemilu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.