Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Istilah Kencono Rukmi baru saja dikenal kalangan penikmat durian. Nama varietas durian asli Gunungkidul ini baru diresmikan akhir 2012 lalu, setelah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pertanian yang menetapkan Kencono Rukmi menjadi merek durian Gunungkidul.
Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul, Supriyadi, munculnya istilah Kencono Rukmi ini berawal saat Bupati Gunungkidul, Badingah, ingin mendaftarkan varietas durian lokal ke Kementerian Pertanian.
Kala itu muncul tiga opsi nama, Kencana, Arga dan Kencono Rukmi. “Kementerian Pertanian rupanya lebih tertarik dengan nama Kencono Rukmi,” kata Supriyadi, Sabtu (15/3/2014).
Saat ini baru ada sekitar 15.000 pohon durian Kencono Rukmi yang berpusat di Kecamatan Patuk.
Tahun depan Dinas TPH sudah merencanakan menanam 20.000 durian Kencono Rukmi di wilayah Kecamatan Nglipar. Ada tiga desa yang sudah dipetakan yaitu Katongan, Kedungpoh dan Pengkol.
Supriyadi mengatakan, Kencono Rukmi maknanya emas. Diharapkan Kencono Rukmi menjadi emas yang berharga dari Gunungkidul. Dimaknai Emas karena durian Kencono Rukmi dari warna hampir mirip dengan warna emas bahkan lebih ke warna oranye. Hal itu yang paling membedakan dengan durian lainnya yang kebanyakan warna putih ke kuning-kuningan.
Dari kulit, durian Kencono Rukmi bisa dikenali karena warnanya lebih kuning seperti matang sementara durian lain warnanya hijau. Daging durian Kencono Rukmi juga lebih legit, tidak berair dan kandungan alkoholnya lebih sedikit.
Menurut Supriyadi, durian Kencono Rukmi aman dikonsumsi bagi yang takut tekanan darahnya meningkat. “Jangan takut gula darah naik, Kencono Rukmi sudah diteliti aman,” ujarnya.
Petani durian Dusun Karangsari, Desa Nglanggeran, Patuk, Ismanto, 30, mengaku menanam Kencono Rukmi lebih menguntungkan karena harga mahal. Untuk ukuran kecil Rp50.000-75.000.
Dia bersama ayahnya Suyadi memiliki 25 pohon durian yang sebagian besar Kencono Rukmi. Sekali panen Ismanto bisa meraup keuntungan Rp20 juta-Rp30 juta setahun sekali.
“Saat ini panen sudah habis tinggal menunggu tahun depan,” kata Ismanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Menteri LH Moh Jumhur Hidayat menyebut industri kendaraan listrik berperan penting dalam upaya Indonesia mengejar target net zero emission 2060.
BPJS Ketenagakerjaan menargetkan kepesertaan pekerja informal mencapai 20% pada 2026 melalui strategi 3R dan penguatan literasi jaminan sosial.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya, berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 29 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.