Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Seorang anak mengenakan kaos partai dan membawa bendera saat persiapan kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (18/3). Kampanye PKS tersebut diikuti ratusan simpatisan dengan pawai menggunakan sepeda motor (/Ardiansyah Indra Kumala)
Harianjogja.com, BANTUL-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul menyatakan dua Parpol peserta Pemilu terbukti melakukan pelanggaran saat kampanye terbuka yang berlangsung sejak Minggu (16/3/2014).
Divisi Hukum Panwaslu Bantul Harlina menyatakan, dua parpol tersebut adalah Partai Demokrat dan PKS. Kedua Parpol itu melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) No.15/2013 karena mengikutsertakan anak-anak saat kampanye.
"Peraturan KPU jelas melarang anak-anak ikut kampanye dan itu pelanggaran administratif," terangnya Selasa (18/3/2014).
PKS sebelumnya menggelar kampanye terbuka di Lapangan Ringinharjo, Bantul pada Minggu (16/3/2014). Sedangkan Partai Demokrat menggelar kampanye di Lapangan Pendowoharjo, Sewon Bantul pada Senin (17/3/2014) yang menghadirkan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Atas pelanggaran itu, Panwaslu pada Selasa (18/3) melayangkan surat rekomendasi ke KPU agar menegur dua parpol tersebut. "Sesuai aturan, Panwaslu hanya memberi rekomendasi ke KPU, selanjutnya KPU yang akan memberi teguran kepada dua parpol itu," imbuhnya.
Harlina menjelaskan, anak-anak dilarang ikut kampanye karena pertama alasan keamanan. Anak-anak sangat rentan terinjak-injak atau mengalami kecelakaan saat berjejalan di lokasi kampanye yang didominasi orang dewasa.
Alasan kedua karena anak-anak belum saatnya disuguhi muatan politik. Apalagi bila diminta membawa atribut parpol atau caleg dan ditampilkan di atas panggung.
Dua partai itu, katanya, sudah berupaya mencegah kehadiran anak-anak lewat pengumuman. Demokrat, misalnya mengumumkan di atas panggung sementara PKS sudah menyebarkan surat edaran tertulis soal larangan kampanye diikuti anak-anak. Namun tetap saja ditemui banyak pelanggaran di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
PPIH Arab Saudi melarang jamaah haji Indonesia lempar jumrah pukul 10.00-14.00 WAS demi keselamatan di tengah cuaca panas dan kepadatan.
Empat anggota keluarga ditemukan tewas saat camping di Temanggung. Polisi menyelidiki dugaan keracunan makanan barbeque.
Rute penerbangan Jember-Surabaya kembali dibuka mulai 1 Juni 2026 untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Tapal Kuda.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Film Disclosure Day karya Spielberg dipuji sebagai yang terbaik dalam 20 tahun, tampilkan Emily Blunt memukau dan cerita UFO penuh misteri.