BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
dokumen
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo ragu sosialisasi kepada warga terdampak pembangunan bandara di Kulonprogo tidak optimal selama PT Jogja Magasa Iron (JMI) dan PT Angkasa Pura (AP) belum menemukan titik temu perihal letak dan posisi pabrik pengolahan pasir besi dan bandara.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menuturkan, ketika sudah ada kepastian letak dan posisi bandara akan mempermudah pemkab untuk melakukan sosialisasi. “Secara teknis akan lebih pasti dan jelas,” katanya kepada wartawan, Kamis (20/3/2014).
Rencananya, pemkab akan menambah materi untuk sosialisasi jika kedua perusahaan tersebut sudah memiliki nota kesepahaman terkait pembangunan bandara di Kulonprogo.
Hasto berharap, nota kesepahaman segera terealisasi supaya tahap demi tahap perencanaan pembangunan bandara dapat dilaksanakan dan tidak molor dari waktu yang ditentukan.
Sebelumnya, Pemkab Kulonprogo mendesak penyusunan dokumen Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) pembangunan bandara selesai sebelum pemilu legislatif (pileg) 9 April mendatang.
Hal ini dilakukan supaya selaras dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan pasir besi PT Jogja Magasa Iron (JMI) yang rencananya dilakukan pada bulan yang sama pasca pileg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang
Bala Mataram Rescue yang tumbuh dari suporter PSIM kini memiliki ambulans sendiri berkat bantuan Brajamusti Rantau untuk misi kemanusiaan
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.