TOLAK TAMBAK UDANG : Kebanyakan Tambak Milik Pengusaha Besar

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jum'at, 21 Maret 2014 15:43 WIB
TOLAK TAMBAK UDANG : Kebanyakan Tambak Milik Pengusaha Besar

JIBI/Harian Jogja/Antara

Harianjogja.com, BANTUL- Amir Syarifudin, Sekretaris Komisi C DPRD Bantul yang mengaku mendampingi kelompok http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/21/tolak-tambak-udang-petambak-udang-tolak-sk-bupati-497737" target="_blank">petambak udang di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul  mengatakan, hanya ada satu tambak udang di pesisir Selatan yang dimiliki kelompok warga sekitar, lainnya dimiliki pengusaha besar.

Meski warga setempat dipekerjakan di tambak tersebut. Sebab biaya membuka satu tambak udang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. "Rata-rata di sana itu pengusaha besar semua, yang kelompok cuma satu," ujarnya, Kamis (20/3/2014).

Politisi PKS itu membantah disebut termasuk salah satu pengusaha tambak udang yang tidak mengantongi izin tersebut. Kapasitasnya kata dia hanya mendampingi kelompok, karena pemerintah menargetkan, bisnis tambak udang menjadi penghasilan ekonomi warga saat terjadi paceklik ikan.

"Kalau tidak berizin memang begitu kondisinya enggak berizin semua karena memang belum ada aturannya kecuali izin dampak lingkungan," paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online