Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Harianjogja.com, BANTUL- Ketua KPU Bantul Muhamad Johan Komara menjelaskan, perbedaan data pemilih antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan data Kemendagri disebabkan, banyaknya warga dari luar daerah yang pindah domisili ke Bantul.
Menurut dia, NIK berlaku untuk seumur hidup. Ketika warga luar daerah pindah ke Bantul, NIK-nya tetap tidak berubah seperti pertama kali dikeluarkan.
"Misal ada orang luar DIY dan pindah penduduk di Bantul maka NIK-nya tetap sebagaimana dikeluarkan pertama kali, tidak lantas kemudian NIK-nya diubah menjadi NIK Bantul," terang Johan, Senin (24/3/2014).
Sebelumnya, ratusan data pemilih pemilu dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Bantul ditengarai fiktif karena ditemukannya data pemilih di DPT yang tidak sesuai dengan data penduduk di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kejanggalan data pemilih dalam DPT yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu sementara ditemukan di Kecamatan Banguntapan Bantul.
Ketua Panwaslu Bantul Supardi membenarkan adanya temuan data pemilih yang tidak sesuai dengan data di Kemendagri tersebut. "Ini masih kami dalami penyebabnya apa," jelas Supardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang
Bala Mataram Rescue yang tumbuh dari suporter PSIM kini memiliki ambulans sendiri berkat bantuan Brajamusti Rantau untuk misi kemanusiaan
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.