Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Bagian Organisasi Pemkot Jogja Kris Sarjono mengatakan, dalam peraturan walikota Jogja yang akan mengatur tentang http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/28/pns-kota-jogja-diwajibkan-pakai-surjan-499143" target="_blank">kewajiban PNS Kota Jogja untuk mengenakan surjan pada hari tertentu, disebutkan pula mengenai karakter baju adat yang dapat dikenakan.
Karakter tersebut sebelumnya telah dikonsultasikan dengan Dewan Kebudayaan DIY beserta Kraton.
Hasil dari konsultasi itu Pemkot tidak bisa asal tunjuk model baju adat yang dapat dipakai pegawai.
“Kami tidak diizinkan untuk memakai baju adat motif kembang, karena itu hanya boleh dikenakan oleh Raja dan keluarganya,” ujarnya, Kamis (28/3/2014).
Pilihan untuk laki-laki adalah baju peranakan seperti yang dikenakan abdi dalem Kraton atau surjan. Namun telah diputuskan untuk pegawai laki-laki mengenakan surjan lurik dengan warna bebas.
Sedangkan untuk perempuan juga sama, kebaya tanpa motif bunga atau polos, namun tidak diperkenankan memakai kebaya pendek atau kutu baru, karena dapat menonjolkan sisi aurat.
Teknis berupa jenis sanggul dan jarik juga diatur dalam perwal. Sesuai adatnya, sanggul bagi yang sudah nikah dan belum menikah juga dibedakan, semisal pada rias bunganya. Bagi pegawai yang berjilbab, tidak perlu melepasnya sebagaimana yang berlaku di Kraton.
Adapun mengenai jarik juga tidak boleh mengenakan corak parang besar yang hanya dipakai Raja.
Kris mengatakan, perwal itu berlaku bagi semua pegawai, dan guru sekolah sekalipun, kecuali pegawai di lapangan seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan petugas pemadam kebakaran.
Ada rencana baju adat yang layak bagi mereka adalah baju prajurit, namun setelah dipertimbangkan rupanya malah bakal merepotkan. “Komunikasi dengan bahasa Jawa yang sebelumnya berlaku hari Jumat bisa jadi nanti disesuaikan dengan kewajiban ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.