Khawatir Dianggap Diskriminatif, Konvoi Pelanggar Lalin Tidak Dihukum

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jum'at, 28 Maret 2014 13:05 WIB
Khawatir Dianggap Diskriminatif, Konvoi Pelanggar Lalin Tidak Dihukum

Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Bantul tidak akan menindak peserta konvoi sepeda motor yang melakukan kampanye partai dan caleg meski melanggar aturan lalu lintas (lalin).

Saat penyelenggaraan kampanye Kamis (27/3), simpatisan PPP menggelar konvoi menggunakan sepeda motor dan mobil.

Sejak pagi hingga sore, raungan suara kendaraan tak henti-hentinya melintasi perempatan Ghose Bantul dari arah Timur ke arah Barat. Massa partai juga datang dari arah Utara. Mereka kompak mengenakan baju berwarna hijau simbol warna partai berlambang Kakbah tersebut.

Ada juga yang mengenakan cadar atau sebo sebagai penutup wajah. Tidak hanya datang bergerombol, para simpatisan partai itu juga saling adu kuat suara kendaraan yang mereka tumpangi.

Selain itu, mayoritas peserta kampanye melanggar lalu lintas karena tidak mengenakan helm.

Kepala Polres Bantul AKBP Surawan saat dikonfirmasi ihwal pelanggaran lalu lintas yang merebak di kawasan Kota Bantul menyatakan, tidak akan merazia para pelanggar lalu lintas tersebut.

Alasannya kata Surawan, jika ditindak, polisi akan dianggap diskriminatif. Lebih baik kata dia, polisi mengambil langkah persuasif. "Kalau kami menindak baru sekarang-sekarang nanti dikira diskriminasi, lebih baik kami persuasif saja," dalih Surawan.

Adapun langkah persuasif tersebut di antaranya menjaga arus lalu lintas peserta konvoi agar tidak mengganggu pengguna jalan lain maupun masyarakat yang dilewati.

Tidak hanya itu, pada sore hari pascakampanye, polisi akan melakukan patroli. "Kami patroli, kalau masih ada yang berkeliaran setelah pukul 17.00 WIB kami suruh balik," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online