OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Wisma Mahasiswa Surakarta mengadakan aksi politis di kawasan Car Free Day, Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (2/3/2014). Mereka mengajak warga menjadi pemilih cerdas dengan mengawal dan membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia saat pelaksanaan Pemilu 2014 maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presidena (Pilpres). Diingatkan melalui spandung yang mereka rentang bahwa pemungutan suara pemilu yang akan menentukan anggota lembaga legislatif dijadwalkan 9 April 2014, seda
Harianjogja.com, BANTUL-Sampai dengan H-10 pemungutan suara 9 April nanti, ada sebanyak 500 orang yang mengajukan formulir A5 untuk dapat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Bantul.
Jumlah tersebut akan terus bertambah sejalan kesadaran politik dan sebagian besar kalangan mahasiswa dari luar daerah yang berada di Bantul untuk untuk tetap bisa menggunakan hak pilih.
"Kemarin ada sekitar 500 mahasiswa dan kemungkinan bisa bertambah lagi. Kami sedang lakukan penghitungan lagi," kata Anggota KPU Bantul Arif Widayanto, Rabu (2/4/2014).
Arif mengatakan, batas akhir pengajuan penambahan pemilih melalui formulir A5 ini paling lambat dilayani H-3 dari 9 April sudah diproses ke TPS. Dari pemetaan wilayah, jumlah 500 pemohon formulis A5 berada di Banguntapan yang menjadi kawasan padat perkotaan yang banyak terdapat indekos mahasiswa luar daerah.
Pengurusan secara cepat cukup mempengaruhui kelancaran mereka bisa turut menentukan wakil rakyat dari pusat hingga kabupaten dan DPD dari kota projotamansari ini. KPU Bantul tidak khawatir akan kekuarangan surat suara karena memang telah disediakan 2% dari jumlah pemilih tetap (DPT).
Dengan bertambahnya 500 pemilih melalui formulir A5 ini jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK) terdapat 1.804 orang. Jumlah tersebut merupakan pemilih yang tercecer yang tidak masuk dalam DPT. Jumlah tersebut terdiri dari 912 laki-laki dan 892 perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.