Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Ilustrasi penyimpangan keuangan negara (JIBI/Solopos.com/Dok.)dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Wasno, salah seorang warga di Desa Karang Tengah, Kecamatan Wonosari nyaris dikeroyok puluhan warga lainnya sedang saat dimintai keterangan terkait dugaan money politik oleh Panitia Pengawas Pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) di Aula kantor kecamatan Wonosari, Selasa (8/4/2014).
Wasno merupakan orang yang diduga membagi-bagikan uang kepada tetangganya atas suruhan salah satu caleg pada Minggu (6/4/2014) malam lalu. Tindakan Wasno ini dilaporkan oleh caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Suharno.
Panwascam kemudian memanggil pelapor dan terlapor, Wasno untuk dimintai keterangan di kantor Kecamatan Wonosari. Namun agenda pemeriksaan oleh panwascam tersebut dihadiri puluhan simpatisan dari Suharno.
Dari pantauan Harian Jogja di lokasi, suasana pemeriksaan dengan menghadirkan pelapor, terlapor maupun saksi penerima uang tersebut sempat memanas.
Di tengah pemeriksaan, puluhan pendukung Suharno meneriaki Wasno karena dianggap tidak mengakui perbuatannya. Hingga menjelang Maghrib, pemeriksaan dugaan politik uang itu belum bisa diselesaikan.
Dalam pemeriksaan tersebut Panwascam juga menunjukan barang bukti uang sebesar Rp40.000 dan bukti rekaman pengakuan saksi penerima uang yaitu Warto Utomo.
Wasno pihak yang dituduh mengklaim uang yang diberikan kepada Warto Utomo adalah uang pribadinya dan tidak ada ajakan untuk mencoblos caleg tertentu. Sementara Caleg Suharno selaku pelapor juga bersih kukuh dugaan politik uang itu sudah jelas dan ia minta dilanjutkan pada proses hukum.
Akhirnya pemeriksaan ditunda dan akan dilanjutkan, Jumat mendatang. Sementara Wasno terperangkap tidak bisa keluar dari kantor kecamatan karena banyak massa.
Pihak kepolisian terpaksa mengevakuasi Wasno ke dalam mobil patroli untuk keluar dari kantor kecamatan Wonosari. Meski sudah naik mobil patroli, massa pendung Suharno sempat mengejar dan melontarkan kata-kata kotor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Muktamar ke-35 NU menyepakati Rais Aam dan Ketum PBNU tidak boleh rangkap jabatan politik maupun publik tertentu.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t