3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Harianjogja.com, BANTUL- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bantul mengklaim berhasil merebut 13 kursi DPRD kabupaten pada Pemilu 9 April lalu.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul Aryunadi menyatakan, hitungan sementara, partainya memperoleh 150.000 suara untuk DPRD Kabupaten. Bila asumsi satu kursi DPRD seharga 12.000 suara, diperkirakan ada sekitar 13 kursi DPRD yang berhasil direbut.
Artinya, perolehan kursi PDIP Bantul naik dua kursi dari saat ini yang hanya menempatkan 11 wakilnya di DPRD Bantul. "Kami dapat sekitar 13 kursi, naik dari tahun lalu," terang Aryunadi, Rabu (16/4/2014).
Menurut Aryun sapaan akrabnya, caleg incumbent mendominasi perolehan kursi pada Pemilu kali ini. Sejumlah nama-nama lawas yang kini duduk di kursi dewan seperti Hanung Raharjo, Timbul Harjana masuk dalam daftar Caleg yang memproleh suara signifikan hingga diyakini kuat lolos menjadi anggota legislatif.
"Selain itu, nama-nama baru juga ada nanti," imbuhnya.
Sementara itu Partai Demokrat yang saat ini menempatkan lima wakilnya di DPRD Bantul kemungkinan mengalami penurunan jumlah kadernya di dewan. Ketua DPC Partai Demokrat Bantul Nur Rahmad mengatakan, hingga saat ini baru terpantau satu hingga dua kursi yang bisa diraih Demokrat.
"Ini belum tahu semua, sementara mungkin satu dua kursi yang sudah dapat," imbuhnya.
Berbanding terbalik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini hanya mendapat tiga kursi diyakini bertambah pada Pemilu kali ini.
Ketua II DPC PKB Bantul, Arif Iskandar mengatakan, dari data sementara yang berhasil dikumpulkan, perolehan kursi partai ini meningkat dari 3 menjadi 4 kursi. "Masing-masing mendapat 1 kursi di daerah pemilihan [dapil] 1,2,3 dan 4. Untuk dapil lainnya sementara belum dapat," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.
TNI AL mengerahkan dua KRI dan satu pesawat untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep.
Lansia asal Gunungkidul meninggal dunia setelah tertemper KA Bengawan di jalur rel timur Fly Over Janti, Sleman, Minggu sore.