Kemenhut Tetapkan 4 Tersangka Buka Lahan Ilegal di Hutan UGM Ngawi
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
Harianjogja.com, SLEMAN- Berkaitan dengan Hari Jadi ke-98 Kabupaten Sleman, sebanyak enam rumah warga yang tersebar di lima desa akan dibedah oleh Pemkab Sleman mulai awal Mei mendatang.
Tim melakukan verifikasi terhadap beberapa sasaran bedah rumah melalui koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP).
Keenam rumah tersebut merupakan milik warga tidak mampu di Ambarketawang, Tridadi, Triharjo, Tirtamartani, dan Margomulyo. Salah satunya adalah Nur Hadi Santosa, warga Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping.
“Rumahnya kecil dan tidak layak. Dia mengasuh tiga anak tanpa istri, dan pekerjaannya sebagai tukang sapu di UMY [Universitas Muhammadiyah Yogyakarta],” kata Mardiyana, Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Sleman sekaligus Kepala Bagian Umum Setda Sleman, Selasa (22/4/2014) kemarin.
Meski prosesnya akan dikebut selama dua minggu, kualitas bangunan akan tetap diperhatikan. “Jangan sampai bantuan yang diberikan tidak layak. Kita ukurannya termasuk bisa tahan gempa,” ujar Mardiyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.