Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Harianjogja.com, BANTUL-Memasuki musim kemarau banyak petani mulai tergiur uang Rp15 juta tanpa harus melakukan produksi. Cara ini diperoleh dari menyewakan lahan pertanian produktif untuk menanam buah melon musiman asal luar daerah.
Hal itu seperti dilakukan Sarto warga Pleret. Dia mengaku lahan seluas hampir satu hektare disewakan selama 80 hari untuk menanam melon.
"Untuk menanam padi lagi sebenarnya masih sangat memungkinkan karena lokasi sawah dekat sungai tidak khawatir kebutuhan air. Tapi tenaga saya makin renta," kata petani yang menginjak usia 68 tahun itu, Kamis (24/4/2014).
Di Bantul, penyewaan lahan pertanian untuk melon banyak dijumpai tiap memasuki musim kemarau seperti saat ini. Selain bisa menjadi kesempatan petani berlibur setelah terkuras pada masa panen padi, penyewaan lahan untuk melon diyakini tidak mempengaruhi kualitas tanah.
Sumarjo, petani di Bambanglipuro mengaku tiap tahun juga menyewakan lahan untuk penanaman melon. Alasannya, selain hasil pertanian padi sudah mencukupi pendapatan keluarga, penyewaan juga memberikan pendapatan yang cukup lumayan.
Sumarjo mengaku tiap tahunnya lahan biasanya untuk padi sekitar 4.000 meter disewakan seharga hampir Rp6 juta. "Kalau harga melon pas baik kadang malah ditambah lagi dari pihak penyewa," ucapnya saat ditemui terpisah.
Pada musim tanam melon banyak penyewa lahan datang dari luar daerah seperti Kabupaten Kulonprogo dan Purworejo ke Bantul. Bahkan selama memelihara melon 80 hari banyak penyewa sampai rela menginap di rumah warga sekitar demi panenan yang memuaskan.
Areal tanaman melon pada musim kemarau banyak dijumpai di sejumlah wilayah di Bantul seperti Bantul, Pundong, Sewon, Srandakan, dan Pandak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.