PLN Diminta Atasi Listrik Padam di Sukoharjo, Ini Dampaknya
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo optimistis anggota DPRD baru yang mayoritas wajah baru mampu bekerjasama dengan eksekutif turut mendukung dan menyelesaikan megaproyek.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menjelaskan, megaproyek tinggal melanjutkan konsep yang sudah jadi untuk diaplikasikan dalam penerapan nyata di lapangan. Artinya tidak butuh lobi lagi di tingkat pusat yang menuntut kapasitas handal dan pengalaman legislatif.
"Megaproyek cuma tinggal meneruskan dari upaya keras yang sudah berhasil dituangkan oleh pemerintahan sebelumnya. Jadi saya kira tidak ada situasi rumit lagi," ujar Hasto kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Bupati juga menyampaikan pernyataannya terkait adanya fenomena sejumlah mantan kepala desa (Kades) yang berhasil menduduki kursi Dewan.
Menurut dia, hal tersebut patut diapresiasi Dokter spesialis opgyn tersebut percayan mantan Kades yang kini menduduki kursi Dewan memiliki pengalaman serta kecakapan untuk mewujudkan legislasi untuk kemajuan daerah.
Pengalaman Kades dalam mengendalikan roda pemerintahan di desa menjadi sebuah modal yang sangat berharga menurut Hasto.
"Dengan pernah memimpin masyarakat desa, saya yakin mereka juga mumpuni dalam mengemban amanat rakyat sebagaimana fungsinya sebagai wakil rakyat yang dititipi aspirasi," katanya.
Pernyataan senada terlontar dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kulonprogo, Tony Hari Prasetya.
Tony mengungkapkan, pendatang baru khususnya dari partainya memiliki kemampuan yang tidak diragukan lagi kompetensinya. Pasalnya, jauh-jauh hari internal partai sudah melakukan seleksi ketat terkait kecakapan Caleg yang hendak menggunakan PDIP sebagai alat menuju kursi Dewan.
"Meski pendatang baru bukan berarti mereka belum teruji kompetensinya. Tiap partai, termasuk kami sudah melakukan saringan ketat untuk menjaring kader yang berkualitas," paparnya terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Bocah asal Muna, Sulawesi Tenggara, meninggal usai insiden di kolam renang Bantul. Polisi masih mendalami kronologi kejadian.
Roy Suryo dan Dokter Tifa menegaskan tetap melanjutkan perjuangan hukum setelah Kejari Jakarta Selatan memutuskan keduanya tidak ditahan.
Satpam RSJ Grhasia Sleman viral karena video promosi unik fasilitas rumah sakit. Netizen malah ramai berkomentar lucu di media sosial.
Perempuan 30 tahun di Kalasan, Sleman, ditemukan meninggal di rumahnya. Polisi mengimbau warga lebih peduli pada kondisi psikologis kerabat.
Novotel Suites Yogyakarta Malioboro secara resmi mengumumkan rangkaian agenda lingkungan bertajuk "Wave of Change".