WARGA TOLAK THE CAPTAIN : Live Music di Kafe The Captain Dipersoalkan Warga

Sunartono
Sunartono Jum'at, 02 Mei 2014 10:14 WIB
WARGA TOLAK THE CAPTAIN : Live Music di Kafe The Captain Dipersoalkan Warga

Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Dusun Krikilan dan Sumberan, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, mengeluhkan keberadaan tempat hiburan The Captain yang dibangun tanpa sosialisasi dan mengganggu ketenangan lingkungan setempat.

Ketua RW 21 Dusun Krikilan, Muladi mengatakan dalam operasionalnya, The Captain menggelar live music hingga tengah malam.

“Ini kan lingkungan pemukiman. Warga mengeluh karena tidak bisa beristirahat gara-gara musik yang keras sekali sampai tengah malam,” ujar dia kepada Harianjogja.com, Kamis (1/5/2014).

Sejak awal, tempat hiburan The Captain dibuka tanpa izin pengurus lingkungan setempat, baik itu RT maupun RW. Warga hanya diundang sekali pada saat sebelum pembukaan untuk acara syukuran. Tetapi sampai saat itu, tidak ada penjelasan mengenai apa dan bagaimana operasional The Captain. Warga baru terkejut dan resah setelah bermalam-malam kemudian terdengar live music hingga tengah malam.

Tempat hiburan ini dianggap juga tidak tepat karena berada di tengah permukiman warga. Meski berada di tepi Jalan Damai, kawasan ini tepat berada di tengah perkampungan Sumberan dan Krikilan. Warga jelas terganggung ketentramannya. Anak-anak tidak dapat belajar dengan baik karena suara musik yang keras. Para orang tua pun tidak bisa beristirahat.

“Keluhan ini sudah kami sampaikan kepada The Captain tetapi tetapi tidak ada respons sama sekali,” lanjut Muladi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online