Ledakan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 82 Pekerja
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
Hujan. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca DIY pada Minggu (24/5/2026) menunjukkan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi mengalami berawan dan hujan ringan. Masyarakat tetap harus melakukan antisipasi terkait kemungkinan terjadinya perubahan cuaca.
Potensi hujan di sejumlah wilayah DIY membuat masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta menyiapkan perlengkapan pelindung seperti payung maupun jas hujan. Selain itu, peningkatan aktivitas awan hujan di kawasan perkotaan dan wilayah utara DIY juga diperkirakan dapat memicu perubahan cuaca secara cepat dalam durasi singkat.
Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, seluruh wilayah kabupaten dan kota di DIY memiliki peluang hujan ringan dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi mobilitas warga, terutama pada sore hingga malam hari ketika intensitas awan hujan meningkat.
Masyarakat yang masih berada di luar ruangan saat hujan turun diimbau segera mencari tempat aman apabila terdengar suara petir. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun dekat tiang listrik guna meminimalkan risiko sambaran petir dan pohon tumbang ketika cuaca memburuk.
Prakiraan Cuaca DIY Minggu (24/5/2026)
Kulon Progo
Kondisi: Berawan
Suhu udara: 22–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 66–97 persen
Bantul
Kondisi: Berawan
Suhu udara: 22–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 65–98 persen
Gunungkidul
Kondisi: Berawan
Suhu udara: 22–30 derajat Celsius
Kelembapan udara: 66–97 persen
Sleman
Kondisi: Hujan ringan
Suhu udara: 22–30 derajat Celsius
Kelembapan udara: 72–98 persen
Kota Yogyakarta
Kondisi: Hujan ringan
Suhu udara: 23–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 70–98 persen
Perbedaan kondisi cuaca antarwilayah di DIY menunjukkan adanya potensi hujan lokal yang dipengaruhi dinamika atmosfer. Wilayah utara dan area perkotaan diperkirakan memiliki peluang hujan lebih tinggi dibanding beberapa kawasan lain yang hanya mengalami hujan ringan dalam periode tertentu.
Selain hujan, peningkatan kelembapan udara dan kondisi udara kabur juga diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah setelah hujan turun, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi jarak pandang pengendara di jalan raya.
Menghadapi cuaca yang cenderung berubah cepat, masyarakat disarankan rutin memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi BMKG, maupun kanal media sosial terverifikasi guna mengantisipasi potensi gangguan aktivitas harian dan perjalanan di luar ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Telat haid tidak selalu karena hamil. Simak penyebab dan cara alami membantu melancarkan siklus menstruasi.