TRAGEDI PEMBUNUHAN GURU SLB : Sakit Hati, Guru SLB Rela Bhakti II Bunuh Teman

Minggu, 04 Mei 2014 08:45 WIB
TRAGEDI PEMBUNUHAN GURU SLB : Sakit Hati, Guru SLB Rela Bhakti II Bunuh Teman

Ilustrasi pembunuhan. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Akibat sakit hati dan emosi dengan caci makian rekan kerja, Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Rela Bhakti II Wates, Sugiyanto, 45, melakukan aksi pembunuhan.

Berdasarkan informasi yang Harianjogja.com himpun, aksi keji yang dilakukan warga Pedukuhan Clawer, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih ini terjadi di Kompleks SLB Rela Bhakti II di Padukuhan Ngrandu, Triharjo, Wates. Peristiwa ini bermula saat sekolah tengah mempersiapkan pentas jathilan Porseni SLB tingkat DIY pada Sabtu (3/5/2014).

Sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku mendekati dan menusuk korban, warga Pedukuhan Sedan, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Rina Astuti itu dengan pisau yang sudah dipersiapkan dari rumah. Korban yang berusia 37 tahun itu sempat melakukan perlawanan. Karena takut, korban lari keluar kelas tetapi pelaku tetap mengejar. Hingga akhirnya korban terjatuh dan pelaku menusuk korban 25 kali sampai korban tidak sadarkan diri. Setelah menusuk korban, pelaku langsung mengakui perbuatannya.

Diperkirakan korban meninggal dalam perjalanan menuju RS Kharisma Paramedika. Sebab sesampainya di rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online