Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Ilustrasi pembunuhan. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Akibat sakit hati dan emosi dengan caci makian rekan kerja, Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Rela Bhakti II Wates, Sugiyanto, 45, melakukan aksi pembunuhan.
Berdasarkan informasi yang Harianjogja.com himpun, aksi keji yang dilakukan warga Pedukuhan Clawer, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih ini terjadi di Kompleks SLB Rela Bhakti II di Padukuhan Ngrandu, Triharjo, Wates. Peristiwa ini bermula saat sekolah tengah mempersiapkan pentas jathilan Porseni SLB tingkat DIY pada Sabtu (3/5/2014).
Sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku mendekati dan menusuk korban, warga Pedukuhan Sedan, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Rina Astuti itu dengan pisau yang sudah dipersiapkan dari rumah. Korban yang berusia 37 tahun itu sempat melakukan perlawanan. Karena takut, korban lari keluar kelas tetapi pelaku tetap mengejar. Hingga akhirnya korban terjatuh dan pelaku menusuk korban 25 kali sampai korban tidak sadarkan diri. Setelah menusuk korban, pelaku langsung mengakui perbuatannya.
Diperkirakan korban meninggal dalam perjalanan menuju RS Kharisma Paramedika. Sebab sesampainya di rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Senin 29 Juni 2026, didominasi cuaca cerah di seluruh wilayah dengan suhu mencapai 31 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, tersedia di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di MPP Balai Kota Jogja.
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Korea Selatan setelah Taeguk Warriors gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Stephen Eustaquio pada injury time.