Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Gunung Merapi mengeluarkan asap sulfatara terlihat dari Desa Maguwoharjo, Sleman, Selasa (7/1). Asap sulfatara terus berembus seiring datangnya hujan di puncak gunung.
Harianjogja.com, JOGJA- Dari catatan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dari 28 April sampai 3 Mei, total low frekuensi (LF) sebanyak 110 kali, gempa tektonik 24 kali. LF itu tak berubah dari 2 Mei, karena pada 2 dan 3 Mei tidak terekam adanya LF.
Peningkatan LF yang terjadi sebelumnya menjadi indikasi meningkatnya fluida gas vulkanik yang berpotensi menimbulkan letusan. “Fluidanya saja, tapi tidak ada gempa vulkanik,” ungkap Kepala BPPTKG Subandriyo, Minggu (4/5/2014).
Sementara, deformasi Gunung Merapi berdasarkan electronic distance Meeasurment (EDM) atau tiltmeter tidak menunjukan perubahan yang signifikan. Pengukuran itu dilakukan dari pos- pos pengamatan Kaliurang dan Babadan.
BPPTKG rutin mengevaluasi Merapi sepekan sekali sejak Merapi kerap mengeluarkan letusan minor. Bahkan, kata Subandriyo, sekarang ini dilakukan setiap saat.
Tim yang semula gagal diberangkatkan ke puncak Gunung Merapi untuk mengambil sampel gas karbondioksida (CO2) yang pasca-letusan 2010 lalu kandungannnya cukup tinggi, sedianya akan kembali diberangkatkan. “Karena kemarin terus keluar dentuman- dentuman, kami perlu berhati- hati,” ujarnya.
Pengambilan sampel gas tersebut diperlukan hanya mengandalkan tiltmeter, menurut dia, sulit mendeteksi perubahan deformasi di permukaan ketika yang berperan dalam letusan adalah gas.
“Ini pengalaman di Semeru ada inflasi tetapi hanya lima menit sebelum ekplosif, sehingga deformasi yang tercatat enggak kelihatan,” urainya.
Aktivitas Gunung Merapi memang menurun pada Minggu dibanding hari sebelumnya. “Visualnya cerah pada malam hingga pagi hari ini,” ucap Ketua Pos Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Yulianto, Minggu siang.
Berdasarkan data pengamatan 4 Mei 2014 pukul 00.00-06.00 WIB, terjadi beberapa kali gempa dan guguran. Tercatat 2 kali gempa multifase, 2 gempa tektonik, dan 3 gempa guguran. Sementara di hari sebelumnya, tercatat 1 kali gempa multifase, 9 gempa tektonik, dan 7 gempa guguran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Senin 29 Juni 2026, didominasi cuaca cerah di seluruh wilayah dengan suhu mencapai 31 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, tersedia di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di MPP Balai Kota Jogja.
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Korea Selatan setelah Taeguk Warriors gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Stephen Eustaquio pada injury time.