AI Makin Banyak Dipakai di Industri Gim, Kreator Belum Tergantikan
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Harianjogja.com WATES – Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji Umroh Kementrian Agama Kabupaten Kulonprogo Sulasmi menegaskan meski virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) mengakibatkan ratusan orang di Timur Tengah meninggal dunia, jemaah haji tidak perlu khawatir berangkat ke Tanah Suci.
Sulasmi menyampaikan kasus virus ini belum menjadi masalah yang besar. Kasus ini mencuat lantaran seorang warga negara Indonesia meninggal akibat terjangkit virus ini.
“WNI itu memang tinggal di sana dan menikah dengan orang sana, bukan jemaah umroh. Dan saya rasa virus ini tidak perlu ditanggapi secara berlebihan,” ujar Sulasmi kepada Harianjogja.com, Senin (5/5/2014) di kantornya.
Terkait dengan bahaya virus tersebut, pihak Kemenag hanya memberikan imbauan umum, seperti penggunaan masker dan antisipasi secara personal kepada jemaah haji. Dia justru berpesan kepada jemaah haji mewaspadai virus meningitis dan influenza.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Bambang Hariyatmoko menambahkan virus MERS yang akhir-akhir ini marak
merupakan jenis virus yang cukup membahayakan. Bahkan hingga saat ini vaksin dan obat untuk virus ini belum
ditemukan. Meski begitu, pihaknya menegaskan penyebaran virus ini tidak perlu ditanggapi berlebihan.
Guna menghindari virus ini, jemaah haji dapat melakukan serangkaian tes kebugaran serta menjaga hidup sehat. Mengenai vaksin, sampai saat ini pemberian vaksin bagi para calon jemaah haji masih difokuskan pada virus meningitis dan flu.
“Sebenarnya kalau daya tubuh para jemaah ini baik, virus itu tidak akan menyerang. Kalaupun menyerang, asalkan badan tetap fit, virus tersebut akan sembuh dengan sendirinya dengan sistem imun yang ada di dalam tubuh. Makanya kami akan terus himbau para jemaah ini untuk selalu menggunakan masker dan menjaga pola hidup sehat selama berada di sana,” tandas Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Sekitar 52 hektare sawah Banaran, Kulonprogo, bera akibat krisis air. Petani kini menerapkan pola tanam padi bergilir sambil menunggu hujan.
Korban longsor salju di Gunung Mizhirgi, Rusia, bertambah menjadi 13 orang. Empat pendaki masih hilang dalam pencarian di Ngarai Bezengi.