Kenalan di Lapas, 3 Mantan Napi Bisnis Narkoba

Sunartono
Sunartono Jum'at, 09 Mei 2014 11:31 WIB
Kenalan di Lapas, 3 Mantan Napi Bisnis Narkoba

Harianjogja.com, SLEMAN—Tiga orang mantan narapidana Lapas Narkotika IA Pakem Sleman ditangkap petugas Subdit III, Ditresnarkoba Polda DIY, Rabu (7/5/2014). Ketiganya menjalin komunikasi bisnis edar gelap narkoba setelah bertemu di dalam lapas.

Para tersangka adalah Satrio Nur Prabowo, 39, warga Sumberadi, Mlati, Sleman, Krisna Candra, 30, asal Serengan, Surakarta dan Budi Santoso, 30, warga Kota Jogja. Ketiganya baru keluar dari Lapas Narkotika Pakem sekitar tiga bulan yang lalu hingga sekarang kembali dibekuk petugas.

Sejak keluar dari Lapas kepolisian mengawasi gerak geriknya dalam edar gelap narkoba. Bukannya insyaf, mereka justru melayani order narkoba dari berbagai kota di Indonesia sembari memperluas jaringan.

Direktur Reserse Narkoba, Polda DIY, Kombes Andi Fairan menjelaskan, dari komplotan itu, pihaknya melakukan penangkapan pertama kepada Krisna Candra di rumahnya.

Saat digeledah anggotanya mendapatkan barang bukti berupa satu bungkus rokok berisi dua plastik klip yang di dalamnya berisi sabu berat sekitar 6,04 gram. "Saat diperiksa pengakuannya barang itu pesanan dari tersangka lain [Budi]," terangnya, Kamis (8/5/2014).

Setelah Krisna, pihaknya menangkap Budi. Uang tunai Rp2 juta pun disita petugas dari tangan Budi. Pasalnya, uang itu akan digunakan untuk membeli sabu yang sudah dipersiapkan Krisna.

Polisi kembali menangkap tersangka lain yakni Satrio di rumahnya Sumberadi, Mlati. Hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket ganja dibungkus kertas koran dengan berat sekitar 31,5 gram.

Kasubdit III, AKBP Munzaid menambahkan, dari hasil pemeriksaan sabu yang dibawa tersangka rencananya akan dikirim ke Bandung, Jawa Barat.

Kemudian ganja yang ditemukan, lanjutnya, disimpan di dalam bekas bungkus rokok yang kemudian dibungkus handuk yang juga akan dijual.

"Nah ganja itu dibeli dari tersangka Budi juga. Tiga-tiganya positif mengonsumsi sabu saat dites urin," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online