Truk Paket Terbakar di Tol Semarang-Solo
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Harianjogja.com, JOGJA- Wakil Ketua Badan Legislasi DPRD DIY Rani Widayati mengatakan, terlambatnya pembahasan perdais turunan itu bukan murni kesalahan Dewan.
Sebab, sesuai penjadwalan program legislasi daerah, perdais dibahas pada masa sidang pertama. “Namun eksekutif tak kunjung menyerahkan drafnya, sehingga kami cari pengganti Perda lain untuk dibahas,” kata politisi Golkar tersebut, Jumat (9/5/2014).
Awalnya, ia berharap perdais dapat diselesaikan sebelum periode ini berakhir dengan membentuk panitia khusus secara pararel.
Namun ternyata ada persoalan lain yang juga harus didahulukan sebelum habisnya masa jabatan Dewan saat ini, seperti Perda APBD perubahan dan murni. Eksekutif pun punya harapan seperti itu untuk mengurangi risiko keterlambatan pengesahan APBD.
Wakil Badan Legislasi Ranny W Rumintarto mengatakan, lima perdais turunan itu menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sebelum pergantian anggota Dewan, apalagi lebih dari 50% anggota Dewan baru bukan dari calon legislatif incumbent.
Ia berharap, perdais turunan dapat dibahas pararel dengan membentuk lebih dari satu panitia khusus.
Sebelumnya, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah Djohan meminta DPRD DIY segera membahas lima perdais turunan. Sejak Undang-undang Keistimewaan disahkan akhir 2012, DIY tak memiliki aturan operasional untuk menjalankan program keistimewaan.
“Tahun ini harus selesai, kalau terlambat kejelasan dalam menjalankan program keistimewaan jadi tak optimal, enggak ada pedomannya,” ujar dia usai rapat kerja dengan satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah DIY, Kepatihan, Kamis (8/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Pasar saham China anjlok 15 persen sepanjang 2026 akibat euforia AI yang meredup. Tencent dan Alibaba turun 29 persen. Cek penyebab dan dampaknya di sini.
Cyberdeck jadi tren Gen Z: komputer rakitan DIY berbasis Raspberry Pi sebagai bentuk ekspresi diri dan teknologi anti seragam.
BPJS Ketenagakerjaan DIY dorong ahli waris mandiri lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis online Shopee.
Kasus malaria impor Sleman 2026 capai 39 kasus, sama seperti 2024, seluruhnya berasal dari luar wilayah.
Yamaha resmi mengakhiri kerja sama dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP 2026 sebagai bagian dari perombakan tim.