Pendapatan Gunungkidul Turun Rp50,65 Miliar di APBD Perubahan 2026
DPRD Gunungkidul menuntaskan KUA-PPAS Perubahan 2026. Pendapatan daerah turun Rp50,65 miliar dan RAPBD harus segera dibahas.
JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Siswa mulai mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 4 Solo, Senin (14/4). UN SMA dan SMK mulai digelar serentak pada Senin (14/4).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul memastikan hanya 10 siswa yang akan mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) susulan sekolah menengah pertama.
Rencananya, ujian ini akan digelar selama empat hari, mulai 12 Juni sampai 16 Juni mendatang. Nantinya, tes tertulis ini akan dilaksankan di 15 kelompok kerja (pokja) yang ada, sesuai dengan tempat anak bersekolah.
Apabila saat dilakukan ujian susulan para siswa masih tetap berhalangan hadir, maka akan diberikan dua pilihan, yakni mengulang di tahun depan atau mengikuti ujian program kejar Paket B.
“Aturannya begitu, kalau benar-benar tidak bisa mengikuti ujian susulan seperti yang telah terjadwal maka dapat dua opsi itu,” tegas Kepala Seksi Bina Pendidik dan Kurikulum Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, kepada Harianjogja.com, Kamis (8/5/2014).
Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Sugiyanto mengatakan UAN SMP tahun ini dapat berjalan lancar meskipun ada beberapa siswa yang tidak bisa mengikuti ujian.
“Kami bersyukur dapat selesai dengan baik dan tinggal menunggu hasilnya. Mudah-mudahan para siswa mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul menuntaskan KUA-PPAS Perubahan 2026. Pendapatan daerah turun Rp50,65 miliar dan RAPBD harus segera dibahas.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.