Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Calon Presiden PDI Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi. (JIBI/Solopos/Antara/Dhoni Setiawan)
Harianjogja.com, BANTUL-Semakin mendekati momentum pilpres, sikap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terancam pecah.
Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP di Kabupaten Bantul menyatakan sikap menolak sikap koalisi partainya dengan PDIP untuk mendukung capres Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli nanti.
"Pernyataan sikap dukungan kami di jajaran pengurus PPP tingkat kecamatan untuk mendukung Capres Prabowo agar menjadi bahan dan usulan ke Rampimnas PPP nanti," kata Ketua PAC Piyungan Kabupaten Bantul Wahyu Sardono, Jumat (9/5/2014).
Penolakan arah koalisi PPP dengan PDIP dinyatakan puluhan pengurus PAC PPP dibarengi dengan sikap mendukung Capres Prabowo Subianto. "Kami menilai bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang disegani dan dihormati demi kewibawaan negara," tambahnya.
Bendahara DPC PPP Kabupaten Bantul Agustinus Sih Nugroho menambahkan seluruh PAC PPP telah menyatakan sikap secara jelas mendukung capres yang diusung Partai Gerindra.
"Sikap kami sama dengan PAC Sleman dan Kota Jogja. Hanya PAC di Kabupaten Kulonprogo yang jelas dukung Capres PDIP Joko Widodo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Pasar saham China anjlok 15 persen sepanjang 2026 akibat euforia AI yang meredup. Tencent dan Alibaba turun 29 persen. Cek penyebab dan dampaknya di sini.
Cyberdeck jadi tren Gen Z: komputer rakitan DIY berbasis Raspberry Pi sebagai bentuk ekspresi diri dan teknologi anti seragam.
BPJS Ketenagakerjaan DIY dorong ahli waris mandiri lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis online Shopee.
Kasus malaria impor Sleman 2026 capai 39 kasus, sama seperti 2024, seluruhnya berasal dari luar wilayah.
Yamaha resmi mengakhiri kerja sama dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP 2026 sebagai bagian dari perombakan tim.