Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Harianjogja.com, JOGJA- Aaa.. yossha ikuzo! (Ayo mulai!) Teriakan fans Idol Group JKT48 yang memadati Jogja Expo Center itu membahana di Hall B dan C. Namun idola mereka belum juga naik di atas panggung. Ribuan fans JKT48 terus bersemangat meneriakkan “chant Mix”, yel-yel khas yang sudah menjadi menu wajib tiap kali menonton konser grup yang masih bersaudara dengan grup serupa asal Jepang, AKB48 ini.
Suasana semakin meriah ketika para member gabungan tim J dan tim K satu persatu memeriahkan panggung yang ditata dengan inspirasi Teater JKT48 di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, penonton yang didominasi pelajar dan mahasiswa langsung ikut menyanyikan seluruh lagu yang dibawakan sembari sesekali menyebutkan nama member yang bernyanyi sambil memainkan light stick, sebatang tongkat yang bercahaya dalam kegelapan. Uniknya, semua dilakukan dengan kompak dan serentak tanpa satu pun komando.
Dalam konser eksklusif itu, 16 member JKT48 yang merupakan kombinasi tim J dan tim K secara bergantian membawakan 16 lagu andalan mereka. Member-member yang menjadi idola seperti Nabilah, Shania, Kinal, Thalia, Rachel dan Gaby pun memberikan penampilan terbaik. Single-single yang meraih hits seperti Heavy Rotation, Fortune Cookie, Flying Get dan Aitakatta tidak ketinggalan dibawakan dengan penampilan atraktif khas JKT48.
Project Officer Thirteenity yang menjadi EO konser JKT48, Hasanuddin mengatakan, harga tiket kali ini memang lebih mahal karena jumlah pesanan tampil JKT48 juga naik. Namun meski lebih mahal, Rp400.000 untuk Meet and Greet, Rp350.000 untuk konser kelas VIP dan Rp250.000 untuk konser kelas Festival A, harga ini rupanya tak jadi soal bagi para fans di Jogja. Nyatanya belum sampai hari-H saja panitia sudah kehabisan tiket untuk kursi VIP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong