Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Harianjogja.com, JOGJA-Tak lama lagi, para abdi dalem bakal kembali menerima honor dari Dana Keistimewaan. Wakil Parentah Hageng II Kraton KRT Yudhahadiningrat mengaku belum mendapatkan kepastian dari Dinas Kebudayaan kapan honor cair, tapi pembagian buku tabungan sudah dijadwalkan pada Selasa (13/5/2014).
“Kalau Senin nanti sudah dapat kabar dari Dinas Kebudayaan, honor bisa langsung diambil,” kata dia, Sabtu (10/5/2014).
Pada Selasa itu, buku tabungan akan dibagikan di Magangan Kraton mulai pukul 09.00 WIB dengan membagikan nomor urut antrean sampai 400. Karena jumlah abdi dalem sampai sekitar 2.000, pembagian buku tabungan setidaknya akan memakan waktu tiga sampai empat hari.
Ia mengatakan, pemberian nomor urut itu akan didahulukan kepada abdi dalem yang sudah berusia lanjut, perempuan dan abdi dalem yang datang dari petilasan-petilasan Kraton seperti di Mojokerto dan Wonogiri. “Sehingga yang tidak kebagian nomor, bisa langsung pulang dan berganti hari,” ujarnya.
Tabungan itu, ia melanjutkan, dibuat di Bank Pembangunan Daerah DIY per by name calon penerima. Saat dibagikan, buku tabungan itu kosong tanpa cek kredit atau uang masuk.
Namun, Parentah Hageng yang mengurusi kepegawaian abdi dalem bakal menyertakan secarik kertas bertuliskan angka nominal honor sesuai dengan kepangkatan dan total penerimaan honor selama empat bulan terhitung dari Januari sampai April.
Para abdi dalem kemudian dapat mengambilnya atau memasukan honor itu di rekening tabungannya di BPD DIY cabang terdekat tanpa terikat waktu. Tidak perlu sampai di BPD DIY pusat agar tidak terjadi antrean panjang di bank penyimpanan kas daerah tersebut. “Kalau ada penerimaan yang tidak cocok bisa langsung komplain,” tandasnya.
Menurut dia, pemberian honor dengan cara itu mengurangi risiko salah hitung, apalagi jumlah tenaga yang membagikan tidak sebanding dengan jumlah total abdi dalem. Ketika Danais 2013 termin pertama cair pada akhir tahun itu, honor dibagikan secara manual.
Tapi pembagian buku tabungan tersebut tak berlaku bagi abdi dalem dengan honor di bawah Rp300.000 per bulan, yang jumlahnya setidaknya ada 800 abdi dalem. “Mereka itu biasanya abdi dalem prajurit dan kanayakan,” ungkapnya.
Abdi dalem kanayakan adalah yang bertugas selayaknya protokoler Sri Sultan Hamengku Buwono saat melakukan labuhan. Mereka juga bisa mewakili Sri Sultan saat acara labuhan, ketika Raja Kraton itu tak hadir langsung dalam ritual tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.