Sleman Anggarkan Rp65 Juta untuk Atasi Kekeringan di Tiga Desa

Sunartono
Sunartono Senin, 12 Mei 2014 15:14 WIB
Sleman Anggarkan Rp65 Juta untuk Atasi Kekeringan di Tiga Desa

BISNIS/RACHMAN Petani mencabuti padi gagal panen untuk dijadikan pakan ternak di lahan sawahnya yang mengalami kekeringan di daerah Sapan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (27/8). Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Diperta) Jawa Barat memperkirakan kawasan lumbung padi di Jabar yang akan terancam kekeringan sekitar 60.000 hektare dan 10.000 hektare puso.

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menganggarkan dana Rp65 juta untuk mengatasi bencana kekeringan pada 2014 ini.

Anggaran itu bakal diperuntukkan mengatasi persoalan air bersih di tiga desa di Kecamatan Prambanan yakni Desa Sambirejo, Wukirharjo dan Gayamharjo.

Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Sleman, Syaiful Bachri, menjelaskan ketiga desa tersebut setiap tahunnya menjadi langganan kekeringan karena berada di perbukitan Prambanan.

Melalui anggaran itu, langkah penanganan yang ditempuh difokuskan pada upaya memaksimalkan pemanfaatan tiga sistem saluran air Prambanan I di Majasem, Prambanan II di Bleber dan Prambanan III di Ngeboran.

Berdasarkan perhitungan debit air dari ketiga saluran itu, lanjutnya, sangat mencukupi untuk kawasan keseluruhan warga yang terdampak kekeringan di perbukitan Prambanan.

"Itu debitnya besar, sudah mampu mencukupi untuk Prambanan. Maka anggaran itu akan dioptimalkan untuk saluran itu. Kami harapkan tidak ada lagi truk tangki [pedagang swasta] yang masuk," terangnya, Minggu (11/5/2014).

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pembelian solar serta honor operator dan berbagai keperluan saluran air agar bisa sampai ke rumah warga melalui hidran umum yang jumlahnya mencapai puluhan.

Jika memang pemanfaatkan sistem saluran air dirasa masih tidak mampu mencukupi maka akan dilakukan dropping dengan perkiraan 100 tangki untuk ketiga desa tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online