3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman akan melayangkan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman untuk menghentikan sementara proses perizinan pendirian http://www.harianjogja.com/baca/2014/05/08/warga-tolak-apartemen-dppd-sleman-tawarkan-2-opsi-terkait-apartemen-uttara-506637" target="_blank">Apartemen Uttara.
Komisi A DPRD Sleman meminta Pemkab Sleman untuk meninjau kembali Izin Pemanfaatan Tanah (IPT) yang telah dikeluarkan.
“Kami belum memiliki Perda [Peraturan Daerah] yang khusus mengatur apartemen,” ujar Ketua Komisi A DPRD Sleman, Rendradi Suprihandoko.
Saat menerima warga Karangwuni di ruang Komisi A, Senin (12/5/2014), dia mengatakan selama belum ada legalitas yang konkret, potensi pembangunan apartemen yang merugikan warga sekitar akan selalu ada.
“Kami minta dihentikan dulu, termasuk menghentikan pemasaran via internet,” kata Rendradi Suprihandoko. “IPT itu kan langkah awal yang harus ditempuh pengembang dan bisa ditinjau ulang,” tambahnya.
Selain rekomendasi penghentian proses perizinan, Komisi A DPRD Sleman juga berjanji akan mengundang beberapa instansi terkait untuk membahas permasalahan Apartemen Uttara. “Kalau perlu kami akan undang Bupati,” ujar Rendradi.
Tahap sosialisasi oleh pihak pengembang Apartemen Uttara dinilai juga harus diulang. Sosialisasi yang dimaksud tidak hanya melalui perangkat desa, namun pihak pengembang yang langsung menemui warga Karangwuni. “IPT itu keluar karena sosialisasi dianggap beres. Jika ada warga yang menolak, proses jangan diteruskan dulu. Pemkab tidak usah malu meninjau ulang kebijakan,” kata Rendradi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.