Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Harianjogja.com, BANTUL–Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di DIY menunjukkan peningkatan tiap tahunnya. Pada 2013 Rifka Annisa Women Crisis Centre (RAWCC) mencatat ada 700 aduan kasus KDRT diterima.
Manajer Divisi Pengorganisasian Masyarakat dan Advokasi RAWCC Moh Thonthowi mengatakan, kecenderungan jumlah kasus KDRT di DIY meningkat dipengaruhui banyak faktor yang menjadi pemicu dan menyebabkan rendahnya pemahaman antar-pasangan keluarga.
“Untuk Tahun ini, dari Januari hingga Maret 2014 sudah ada 59 kasus yang diadukan. Ini memang menjadi satu keprihatinan bersama,“ ujar Thanthowi di sela-sela mengikuti kegiatan Outbound Keluarga bertema Mencintai=Peduli+Berbagi yang dipusatkan di Pantai Baru Bantul, belum lama ini.
Thanthowi meyakini kegiatan outbound keluarga dalam suasana santai dipandang cukup efektif membangun hubungan hangat masing-masing anggota keluarga dalam membina kepedulian dan kebersamaan dalam keluarga.
Selain diberikan pendampingan melalui sesi diskusi rutin komunitas dampingan Rifka Annisa WCC, pasangan suami-istri dan anak-anak sebagai peserta kegiatan juga membincangkan seputar komunikasi dalam keluarga.
Berbagai hal dibahas dalam kegiatan ini, seperti pola pengasuhan anak, kesehatan reproduksi, dan relasi sehat tanpa kekerasan oleh seluruh peserta yang berjumlah sekitar 80 pasangan suami istri.
Mereka cukup antusias dalam bermain, berkomunikasi hingga menjalin komunikasai yang akrab. Diakhir kegiatan, para peserta juga menampilkan drama berisikan pesan moral penghapusan KDRT.
Tak ketinggalan, pasangan sumai-istri beserta anak-anak yang datang dari Desa Salamrejo dan Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo yang menjadi komunitas dampingan Rifka Annisa WCC cukup antusias mengikuti kegiatan penguatan pemahaman tentang KDRT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.