59 Calhaj Embarkasi Solo Tertunda Berangkat karena Sakit
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Distribusi blangko e-KTP yang belum sampai ke seluruh kabupaten di seluruh Indonesia mengakibatkan pembuatan serta distribusi e-KTP ke masyarakat terhambat.
Kepala Bidang Data dan TI Kependudukan Dispencapil Tri Ariyani menyampaikan terhambatnya perekaman data e-KTP dan kartu e-KTP (bagi yang sudah menerima) disebabkan ketersediaan blangko e-KTP yang kurang. Selain itu, kesadaran masyarakat mengurus perekaman data juga masih rendah.
Sampai saat ini, data penduduk Kulonprogo yang sudah terekam mencapai 313.200 orang. Sebagian besar juga belum mendapat cetakan e-KTP. Berdasarkan surat peraturan presiden, warga yang belum mendapat e-KTP dapat menggunakan KTP reguler sampai 31 Desember 2014.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispencapil) Kulonprogo, Julistyo mengakui jika masih banyak e-KTP yang harus ditarik karena ada perubahan data. Adapun regulasi baru e-KTP mengharuskan pelayanan untuk pemohon dikembalikan ke tingkat kecamatan. Sayangnya, belum semua terakomodasi.
Hingga 16 April 2014, jumlah penduduk yang belum merekam data mencapai 3,14% dari target atau 10.078 orang. Dimungkinkan warga tersebut pindah atau mencari KTP di tempat lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.