Pasien Terduga Mers-Cov Dipulangkan, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Rima Sekarani
Rima Sekarani Sabtu, 17 Mei 2014 04:30 WIB
Pasien Terduga Mers-Cov Dipulangkan, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Harianjogja.com, SLEMAN-Tiga pasien terduga terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov) dari Kabupaten Sleman pulang setelah hasil pemeriksaan laboratoriun menyatakan ketiganya negatif. Ketiga pasien terduga Mers-Cov masuk rumah sakit pada 11 Mei 2014. Mereka merasa kurang enak badan saetelah pulang umroh di tanah suci dan merasa khawatir telah terjangkit Mers-Cov.

“Ketiganya tersebut sebetulnya hanya kerena ketakutan yang berlebihan akibat pemberitaan di media massa. Saking takutnya, yang bersangkutan minta untuk mondok di rumah sakit,” kata dr.Wisnu Murti Yani, Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Jumat (16/5/2014).

Ditemui di hari yang sama, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sleman, Lutfi Hasan, mengatakan belum ada perintah khusus untuk membatasi jumlah jamaah haji tahun 2014 akibat merebaknya kabar Mers-Cov.

“Kita hanya bisa menghimbau agar yang 60 tahun ke atas untuk menunda dan yang 4 tahun ke bawah tidak ke wilayah Timur Tengah dulu karena daya tahan tubuhnya masih lemah,” kata Lutfi Hasan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online