Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Siswa menunjukkan jari kelingking saat menggelar aksi simpati di SMA Santo Yosef, Manahan, Solo, Senin (7/4). Aksi tersebut untuk mengingatkan pemilih pemula supaya memberikan suaranya dalam Pemilu Legislatif 2014 pada Rabu (9/4).
Harianjogja.com, JOGJA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY memutuskan Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran (DPSHP) untuk Pilpres 9 Juli mendatang sebanyak 2.775.622.
Data pemilih tersebut meningkat dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu yang berjumlah 2.723.742. “Jumlah DPSHP untuk pilpres ini bersifat sementara, masih ada kemungkinan untuk diperbaiki,” kata Hamdan Kurniawan, Ketua KPU DIY.
Menurut Hamdan, DPSHP untuk pilpres meningkat karena ada tambahan jumlah pemilih pemula yang usianya mencapai 17 tahun pada Juli mendatang. Setidaknya ada 2.598 pemilih pemula yang terdata sementara oleh KPU. Selain itu peningkatan juga ada anggota TNI-Polri yang pensiun.
Setelah ditetapkan, DPSHP akan segera diumumkan kepada masyarakat melalui desa-desa dan ditempel di lokasi-lokasi umum yang strategis.
Di Kota Jogja DPSHP dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2014, tercatat, jumlah pemilih mencapai 307.137 orang. Dengan rincian, 147.899 pemilih berjenis kelamin laki-laki, dan 159.238 perempuan. Sementara itu, pemilih pemula tercatat sebanyak 2.598 orang.
Salah satu pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eko Suwanto mengatakan, sudah menerima salinan DPSHP untuk pilpres.
Hanya dia memberikan catatan bahwa DPT dalam pileg lalu masih banyak bermasalah sehingga KPU perlu kerja lebih ekstra lagi memperbaiki data pemilih seperti data kependudukan yang masih amburadul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.