UAN SD : Siswa SD Diminta Bikin Pernyataan Kerjakan Ujian secara Jujur

Selasa, 20 Mei 2014 13:30 WIB
UAN SD : Siswa SD Diminta Bikin Pernyataan Kerjakan Ujian secara Jujur

(JIBI/Solopos/Septhia Ryanthie) Siswa SDN Tlogolele 2, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, mengikuti ujian sekolah/madrasah (USM) di sekolah setempat, Senin (19/5/2014).

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebelum mulai mengerjakan soal Ujian Akhir Sekolah Daerah (UASDA) tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, para peserta diminta menyalin sebuah pernyataan di salah satu kolom pada lembar jawab. Isinya, pernyataan mengerjakan ujian secara jujur.

“Kami diminta menulis ulang, lalu kami tanda tangan. Isi pernyataannya ‘saya mengerjakan ujian dengan jujur’,” kata Ahnaf Hani Wibowo, siswa kelas 6 SD Negeri Triharjo, ditemui usai UASDA, Senin (19/5/2014).

Dengan mengisi kolom tersebut, Ahnaf merasa memiliki keinginan lebih besar untuk bertindak jujur. Begitu pula teman sebaya dia lainnya, Alvira Shafa Salsabila. “Kalau tidak ada itu pun ya tetap ingin jujur,” ungkapnya polos.

Menurut salah satu pengawas yang bertugas di SD Negeri Triharjo, para peserta mampu menjaga komitmen sesuai apa yang telah ditulis sebelum ujian. “Mungkin karena mereka sudah menulis, lalu takut kena akibatnya jika tidak jujur,” ujar Siti Khotijah, pengawas ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sleman Arif Haryono mengatakan pihaknya ingin mengimplementasikan pendidikan karakter melalui UASDA. Penulisan pernyataan kesediaan bertindak jujur dirasa cukup efektif.

“Paling tidak bisa mengingatkan dirinya sendiri. Anak SD itu lebih polos, sehingga jika ada keterangan seperti itu, anak sanggup berkomitmen,” kata Arif Haryono.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online