WARGA TOLAK RASKIN : Sempat Menolak, Warga Sidorejo Akhirnya Ambil Jatah

Jum'at, 30 Mei 2014 01:30 WIB
WARGA TOLAK RASKIN : Sempat Menolak, Warga Sidorejo Akhirnya Ambil Jatah

Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Pedukuhan Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, yang menolak jatah beras miskin (raskin) akhirnya mengambil alokasi bantuan tersebut di Balaidesa Glagah, Senin (26/5/2014) lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, http://www.harianjogja.com/baca/2014/05/21/warga-tolak-raskin-penolakan-raskin-diduga-terkait-penolakan-bandara-508993" target="_blank">Warga Pedukuhan Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, menolak jatah beras miskin (raskin). Sebanyak 25 dari 217 karung berisi raskin masih tersimpan di Balai Desa Glagah sejak Rabu (14/5/2014) lalu.

Kabarnya, keengganan menerima raskin ini berkaitan erat dengan sikap warga yang menolak rencana pembangunan bandara di Kulonprogo.

Kabag Kesra Desa Glagah, Eulis Yuliantiari, membenarkan 25 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) sudah mengambil jatah raskin yang sebelumnya sempat ditolak.

"Sempat ada keterlambatan dalam penyaluran tapi dari laporan kader penanggulangan kemiskinan (KPK) jatah raskin sudah diambil," jelasnya. Ia enggan berkomentar soal penolakan raskin yang marak di wilayah Sidorejo baru-baru ini.

Kepala Bulog Divre DIY, Muhammad Iqbal, mengungkapkan, jika terjadi persoalan di tingkat RTSPM, maka raskin dapat diserahkan ke gudang Bulog dengan menggunakan berita acara penyerahan.

"Kalau kelamaan di balai desa dikhawatirkan beras akan rusak kualitasnya," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online