Ulat Serang Ratusan Hektare Tanaman Bawang di Bantul

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Sabtu, 31 Mei 2014 06:30 WIB
Ulat Serang Ratusan Hektare Tanaman Bawang di Bantul

HAMA ULAT TANAMAN BAWANG MERAH Seorang petani menunjukkan hama Ulat Hijau yang menyerang daun tanaman bawang merah di kawasan perkebunan Bawang Merah kawasan Purwoasri, Kediri, Jawa Timur, Jumat (11/4). Menurut petani sejumlah lahan tanaman bawang merah di kawasan tersebut terserang hama ulat hijau yang mengakibatkan tanaman bawang merah rusak dan penurunan produksi saat panen hingga 40 persen. ANTARA FOTO/Rudi Muly

Harianjogja.com, BANTUL-Ratusan hektare lahan bawang merah di Bantul rusak akibat diserang ulat. Dalam waktu tidak lebih dari dua minggu, produktivitas bawang merah turun hingga empat ton per hektare.

Kepala Dinas Pertanian Bantul Partogi Dame Pakpahan menyebutkan, di Bantul saat ini terdapat 254 hektare lahan bawang merah yang terpusat di kawasan pesisir seperti di Kecamatan Kretek dan Sanden. Dari total lahan tersebut mayoritas terserang hama ulat yang dikenali bernama Spodop Tera Wxy Gua sp.

Data yang dihimpun Dinas Pertanian Bantul, sebanyak 9 hektare lahan bawang merah mengalami kerusakan berat serta sebanyak 45 hektare rusak sedang. Lainnya rusak ringan serta ada pula yang terpaksa panen muda.

Kerusakan paling parah terjadi di Desa Parangtritis Kecamatan Kretek yang selama ini menjadi salah satu sentra bawang merah di Bantul. "Dari total 154 hektare bawang di Parangtritis, sebanyak 90 hektare di antaranya rusak," terang Partogi Kamis (29/5/2014).

Serangan ulat terjadi secara cepat dan masif. Kemunculan ulat-ulat tersebut baru terjadi sekitar pertengahan Mei lalu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis