PILRES 2014 : Jurkam Muda Berburu Rupiah dalam Pilres

Minggu, 08 Juni 2014 20:30 WIB
PILRES 2014 : Jurkam Muda Berburu Rupiah dalam Pilres

Jokowi-Prabowo (news.liputan6.com)

Harianjogja.com, JOGJA-Juru kampanye (jurkam) selama pemilihan presiden (pilres) 2014 tidak hanya dari tokoh masyarakat. Mahasiswa pun banyak yang digerakan untuk bersuara. Sebagian dari mereka ada yang dibayar jutaan. Bentuk kampanye bermacam-macam. Mulai dari terang-terangan lewat social media, ada juga yang tertutup berselimut diskusi.

Sebut saja namanya AS, 23. Dia mahasiswa Fakultas Teknik UGM. Secara terang-terangan dia  mengikrarkan diri menjadi tim kampanye untuk pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Bisa dibilang dia sangat agresif. Tak jarang dia juga melakukan kampanye hitam.

Selain banyak membagi berita positif tentang pasangan Prabowo-Hatta, ia kerap melancarkan kampanye negatif terhadap lawan politik idolanya itu. Misalnya dengan membuat meme yang berisi ledekan terhadap Jokowi, dan lainnya.

AS sendiri mengaku memperoleh bayaran setiap bisa mengumpulkan massa lewat akun media sosial miliknya.
“Honornya rahasia, tapi di atas dua juta lah, bergantung pada pencapaian kita,” tuturnya kepada Harianjogja.com beberapa waktu lalu.

Selain menjalankan praktik kampanye hitam, ada juga juru kampanye dari kalangan mahasiswa yang lebih intelektual. Yakni dengan menggelar forum diskusi. Acara ini tentu saja mendapat donor dari tim sukses salah satu pasangan capres-cawapres.

Misalnya YR, 23. Dia memilih berkampanye dengan cara menggelar diskusi atau seminar politik dan kebangsaan. Aktivis HMI itu baru-baru ini terlibat dalam diskusi bertajuk Cerdas memilih Presiden di UGM.

“Dananya dari partai politik, ada juga yang sumbangan sukarela dari para donatur. Kami dapat cipratan rezeki dari situ plus dapat pengetahuan gratis,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online