Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY yang baru, Loeke Larasati Agoestina menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus korupsi yang tengah ditangani institusi Koprs Adhiyaksa yang dipimpinnya.
Dia mengaku akan melanjutkan prestasi yang sudah ditorehkan dari pejabat yang lama.
Namun demikian, Loeke butuh waktu untuk mempelajari dan mengevaluasi kasus yang ada di Kejati DIY. “Saya akan evaluasi dulu, akan pelajari dulu untuk saya melakukan langkah ke depan,” kata dia disela-sela acara pisah sambut dengan kajati lama Suyadi.
Disinggung soal kekhawatiran masyarakat akan adanya intervensi kasus sehingga kasus terkesan lamban ditangani, Loeke menyatakan, akan berupaya dan berharap tim yang akan dikomandoinya bersih. “Pada prinsipnya berharap tim saya klir clear dan clean tetap pada prosedur yang harus dilakukan,” tandas mantan Wakil Kepala Kejati Kepulauan Riau ini.
Segera Ekspose
Namun untuk hasilnya apa, Pindo belum bisa menyampaikan ke publik karena PKN akan ditangani oleh BPKP perwakilan DIY. “Nanti Jumat besok akan ada perwakilan BPKP DIY kesini untuk ekspose,” imbuh Pindo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
PT Pegadaian (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek
Satpol PP Bantul menindaklanjuti laporan warga terkait indekos di Ngestiharjo yang diduga digunakan untuk aktivitas open BO atau prostitusi.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain