Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Harianjogja.com, JOGJA-Isu Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tingkat http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/09/pilpres-2014-ada-laporan-babinsa-gunungkidul-tak-netral-danrem-kesulitan-usut-512289" target="_blank">Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ditemukan tidak netral di Kabupaten Gunungkidul terus berkembang. Bahkan antarbabinsa saling tuding.
Komandan Korem 072 Pamungkas Jogja Brigadir Jenderal Sabrar Fadhilah mengaku hingga saat ini belum ada kejelasan soal isu Babinsa di Gunungkidul yang disebut-sebut mengarahkan warga untuk memilih salah satu calon presiden.
“Karena isunya tidak jelas sehingga antarbabinsa saling tuding,” kata dia seusai acara penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-92 di Lapangan Mancasan, Wirobrajan, Jogja, Selasa (10/6/2014).
Fadhilah menyatakan, siap menghukum anggotanya yang ditemukan tidak netral dalam pemilihan presiden sesuai aturan yang berlaku, namun demikian dia juga akan pasang badan untuk membela anggotanya yang tidak salah namun disebut-sebut bersalah yang menimbulkan prasangka antar anggota TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Menko Muhaimin pastikan pasien kronis tetap terlindungi JKN. Pemerintah siapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk layanan kesehatan.
YPI RUS Kudus siapkan SMP Internasional berbasis Cambridge, bilingual, dan vokasi untuk cetak generasi unggul berdaya saing global.
Pemda DIY siapkan Raperda Perfilman untuk bangun ekosistem film berbasis budaya sekaligus dorong industri kreatif lokal.
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.