MEGAPROYEK KULONPROGO : Pengembangan Kawasan Industri Serap Ribuan Tenaga Kerja

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Kamis, 12 Juni 2014 03:40 WIB
MEGAPROYEK KULONPROGO : Pengembangan Kawasan Industri Serap Ribuan Tenaga Kerja

KARTU KUNING-Sejumlah warga antre mengurus kartu pencari kerja atau kartu kuning di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Jl Slamet Riyadi, Solo, Senin (28/9). Jumlah permintaan kartu kuning mengalami lonjakan terkait rencana pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo Agung Kurniawan mengatakan potensi penyerapan tenaga kerja dengan adanya pengembangan kawasan peruntukan industri akan sangat besar.

Kawasan yang dibidik untuk program peruntukan industri di antaranya Sentolo, Samigaluh dan Kalibawang. Tahun ini sudah enam izin industri yang telah dikeluarkan BPMPK Kulonprogo. "Misal satu pabrik packaging saja sudah bisa menyerap 1.000 tenaga kerja," papar Agung, Rabu (11/6/2014).

Berdasarkan data yang masuk di bidang pengawasan BPMPT, saat ini industri yang sudah beroperasi ada sekitar 20 perusahaan. Adapun tenaga kerja banyak diserap beberapa industri besar, seperti pabrik wig, pabrik traktor, pabrik pasir besi, dan industri pertambangan.

Sedangkan potensi kawasan peruntukan industri di Sentolo mencapai kurang lebih mencapai 4.796 hektare.

"Nantinya di Sentolo juga akan dibangun kawasan industri seluas 72 hektare. Saat ini sedang disusun masterplan-nya oleh Kementerian," imbuh Kabid Fasilitasi dan Pengembangan Bidang Penanaman Modal BPMPT Kulonprogo Saryanto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online