RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Harianjogja.com, JOGJA-Organisasi sayap partai pendukung presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Gerakan Masyarakat (Gema) JKW4P wilayah DIY merapatkan barisan dan menghimpun massa di Gedung Ganesha APMD, Jalan Timoho, Jogja, Kamis (12/6/2014).
Sekitar 500 massa yang hadir membubuhkan tandatangan sebagai bentuk dukungan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Tandatangan dibubuhkan diatas kain putih berukuran sekitar 10x1,5 meter di depan Gedung. Mereka yang hadir perwakilan dari kabupaten dan kota di DIY. “Sebenarnya ada banyak yang mau datang tapi kami batasai 500 orang,” kata Ernie Februaria, selaku dewan penasehat Gema JKW4P wilayah DIY.
Seusai membubuhkan tandatangan, relawan Gema JKW4P tersebut kemudian mendeklarasikan untuk Jokowi-JK. Menurut Ernie, deklarasi JKW4P DIY untuk memantapkan tekad memenangkan Jokowi-JK.
Kedua pasangan capres dan cawapres itu diakui Ernie akan memperhatikan rakyat paling bawah. Terbukti kesuksesan Jokowi memimpin Kota Solo dan DKI Jakarta, kata Ernie, Jokowi lebih banyak turun ke masyarakat daripada di kantor.
“Jokowi menurut kami sosok yang merakyat, lebih banyak kerja daripada di balik meja,” klaim Ernie.
Mantan Kasi Humas Taman Pintar Jogja ini menambahkan, 500 tandatangan dari relawan Gema JKW4P DIY tersebut selanjutnya akan dikirim ke pengurus JKW4P pusat di Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.