One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dikabarkan tidak memberikan dana untuk kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung Dewan Pimpinan Cabang PDIP Gunungkidul dalam Pemilihan Kepala Daerah 2015.
Hal itu diungkapkan Bendahara DPC PDIP Gunungkidul, Warta. Tanpa membeberkan alasan tidak adanya dana kampanye, Warta mengaku pengurus di daerah tidak menemukan kendala apapun untuk pilkada.
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul itu justru mengulas soal kandidat yang akan diusung PDIP dalam Pilkada. Menurut dia, partai memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan kader yang layak diusung. “Nantinya akan ada penjaringan. Setelah dijaring, akan ada penyaringan lagi,” ujar Warta, Rabu (18/6/2014).
Berbicara soal anggaran untuk maju pilkada, nama-nama seperti Subardi, Bupati Gunungkidul Badingah dan Ketua DPRD Gunungkidul Budi Utama masih enggan menyebutkan. Mereka menutup rapat-rapat ketersediaan dana yang akan digelontorkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: