Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Ilustrasi tempat pemungutan suara (TPS). (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN—Meski tak sebanyak saat Pemilihan Legislatif (Pileg), masih ada beberapa masyarakat yang mengurus keterangan pindah pemilih melalui Formulir A5.
Seperti sebelumnya, para pendaftar yang datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman masih didominasi kalangan mahasiswa.
Salah satu pendaftar A5, mengaku terpaksa golput pada pileg lalu karena tak sempat mengurus surat pindah pemilih tersebut.
“Waktu itu enggak mengurus karena jadwal kuliah padat. Terlebih kami juga tidak kenal calon anggota Dewan dari Jogja,” kata Vella, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ditemui saat mengurus A5 di KPU Sleman, Kamis (19/6/2014).
Vella tak ingin jadi golput lagi pada Pilpres 9 Juli mendatang. Dia mengaku sudah mempelajari latarbelakang serta visi misi kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
“Ini juga kebetulan lagi ada waktu buat ngurus A5,” ujar perempuan asal Aceh tersebut.
Hal serupa juga dilakukan Ima. Dia mengaku baru sempat mengurus A5 untuk menggunakan hak pilih pada Pilpres. Secara teknis, dia merasa tak ada kesulitan pada proses pendaftaran. Namun dia mengaku sempat kebingungan soal lokasi pendaftaran yang dianggap jauh.
“Tadi kami ke kantor kelurahan, tapi katanya harus ke sini. Nah, karena tidak tahu daerah sini, tadi sempat nyasar,” keluh Ima, mahasiswa UGM yang juga berasal dari Aceh.
Proses pendaftaran A5 di KPU Sleman sudah berlangsung sejak Senin (16/6/2014). Hingga siang di hari keempat, tercatat 161 orang mendaftar A5. Layanan pendaftaran masih akan dibuka hingga 28 Juni 2014.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.